Perbedaan Asuransi Kesehatan dengan BPJS Serta Mana yang Lebih Baik ?

Saat ini di indonesia sudah berdiri badan penyelenggara jaminan kesehatan masyarakat atau lebih dikenal dengan BPJS, Biaya premi atau iuran BPJS sangat terjangkau untuk setiap kalangan masyarakat, baik masyarakat dengan taraf ekonomi kecil, menengah maupun kelas atas, BPJS menyediakan banyak kelas dengan besar iuran atau premi sesuai kelas, sehingga masyarakat bisa memilih kelas yang sesuai dengan kemampuan mereka.


Selain BPJS menjamur pula perusahaan-perusahaan asuransi yang menawarkan berbagai layanan dan fasilitas serta besar premi yang bermacam-macam pula, serta dengan berbagai kelebihan dan kekurangan, mungkin sempat terlintas di benar anda mengena perbedaan kedua layanan tersebut, BPJS dan asuransi, apakah Cukup hanya dengan BPJS kita tidak perlu mengambil produk asuransi dan juga sebaliknya.

Perbedaan Asuransi  Kesehatan dan BPJS

Apa Perbedaan BPJS dan Asuransi?

Sebenarnya baik BPJS maupun asuransi keduanya merupakan jenis produk yang menawarkan manfaat yang sama, yakni untuk memberikan perlindungan kesehatan dan juga pengobatan, tujuannya adalah untuk mengurangi beban finansial peserta yang mungkin mereka dapatkan apabila hal-hal tidak terduga yang ada kaitannya dengan kesehatan terjadi pada mereka, seperti terjangkit penyakit yang menyebabkan harus dirawat atau pengobatan karena sakit berkepanjangan, sedangkan perbedaan antara keduanya terletak pada cakupan tata cara dan perluasan perlindungan serta benefitnya.
Berikut beberapa  perbedaan antara BPJS dan asuransi kesehatan:

a. Pilihan Rumah Sakit

BPJS Kesehatan memiliki tujuan untuk memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat Indonesia dengan harga premi yang terjangkau dengan menyediakan tiga kelas dengan harga premi berbeda-beda. Namun sayangnya, tidak semua rumah sakit menerima pasien BPJS Kesehatan sehingga kartu BPJS tidak bisa digunakan, beberapa rumah sakit swasta bahkan tidak menerima pasien BPJS. sedangkan Asuransi kesehatan, hampir disetiap rumah sakit, pasien asuransi kesehatan bisa diterima, karena pihak asuransi menerima klaim dari semua rumah sakit.

b. Batasan Kelas Kamar

Kelas kamar untuk BPJS sangat terbatas, BPJS hanya menyediakan kelas kamar dari kelas III kelas II sampai kelas I, dan tidak pasien BPJS tidak bisa memilih kelas kamar diatas kelas I misal kelas PIV, sedangkan di dalam asuransi kesehatan pasien asuransi bisa menentukan kelas ruangan sesuai dengan keingianan bahkan bisa memilih kelas ruangan diatas kelas I.

c. Pelayanan

Pelayanan pasien BPJS pada umumnya memerlukan waktu yang tidak sebentar, karena selalu terjadi antrian panjang ketika proses pelayanan, antrian tersebut terjadi karena banyaknya peserta BPSJ, karena terjangkaunya premi BPJS untuk berbagai kalangan masyarakat.

d. Sistem Pelayanan

Pasien BPJS memberlakukan sistem rujukan dan pelayanan terstruktur atau berjenjang, untuk menggunakan layanan BPJS, pasien BPJS harus mulai dari fasilitas kesehatan tingkat I (biasanya poliklinik atau puskesmas terdekat), sesuai dengan faskes yang tertera di kartu BPJS, jika Pasien dinyatakan harus dirujuk maka BPJS akan merujuk pasien yang bersangkutan ke jenjang yang lebih tinggi biasanya rumah sakit umum, dan jika fasilitas dirumah sakit umum tidak memadai maka pasien akan dirujuk ke jenjang berikutnya biasanya RSCM.

Sedangkan dalam Asuransi kesehatan, pasien dapat langsung memilih pelayanan kesehatan yang mereka inginkan tanpa harus mulai dari puskesmas atau poliklinik, dalam asuransi kesehatan tidak mengenal sistem pelayanan berjenjang dan perserta asuransi kesehatan bisa langsung memilih rumah sakit yang diinginkan untuk mendapatkan pengobatan.

e. Claim dan Manfaat

Selain itu, pemilik BPJS juga tidak mendapatkan pengembalian dan tidak dapat mencairkan klaim pada saat berobat ataupun dirawat di rumah sakit. Perlindungan yang diberikan BPJS Kesehatan juga tak seluas produk asuransi kesehatan milik swasta. Asuransi kesehatan memberikan manfaat atau benefit yang ditawarkan oleh BPJS Kesehatan. Hanya saja, cakupan proteksi yang diberikan produk asuransi kesehatan lebih luas dibanding BPJS Kesehatan.

Produk asuransi juga lebih mudah digunakan pada setiap rumah sakit dan sangat jarang ada penolakan dari pihak rumah sakit. Pemegang polis juga dapat mengajukan klaim dalam bentuk biaya perawatan. Dengan manfaat dan proteksi yang diberikan ini, nilai premi yang dibayarkan tentu lebih tinggi dibanding BPJS Kesehatan.

f. Batasan Plafon

BPJS tidak memberlakukan plafon, sehingga biaya pasien BPJS bisa diklaim oleh BPSJ secara keseluruhan, sedangkan Asuransi memiliki plafon, sehingga kemungkinan besar jika biaya yang harus dibayar lebih besar dari plafon, sisanya harus dibayar oleh peserta.

g. Besar Premi

Premi BPJS cukup murah dan terjangkau, bahkan untuk pekerja atau peserta BPJS yang ditanggung oleh perusahaan, untuk pekerja premi sangat murah karena sebagian ditanggung oleh perusahaan,sedangkan untuk fakir miskin dan veteran biaya ditanggung oleh pemerintah. besar premi bersifat flat, tidak dibedakan berdasarkan tua atau muda, laki-laki atau perempuan atau riwayat penyakit, besar premi sama tergantung kelas yang diambil.

Sedangkan untuk asuransi kesehatan, premi akan menyesuaikan dengan usia peserta, semakin tua maka akan semakin mahal, premi dibayarkan sesuai dengan periode yang di ambil, 1, 3 atau 6 bulan sekali, sesuai kesepakatan, besarn premi juga akan dipengaruhi oleh gaya hidup peserta, misal premi untuk per0kok akan lebih mahal daripada yang tidak, kemudian besar premi ditentukan juga oleh jenis kelamin.

h. Riwayat penyakit

Untuk Asuransi kesehatan, Peserta yang menderita penyakit bawaan menurut hasil medical checkup biasanya untuk penyakit tersebut tidak akan ditanggung oleh asuransi kesehatan, kecuali dengan syarat-syarat tertentu.

Sedangkan pasien BPJS, semua penyakit baik penyakit bawaan atau penyakit baru seluruhnya akan ditanggung oleh BPJS tanda dibedakan, pendaftaran tidak perlu medical checkup cukup hanya mengisi formulir dan membawa beberapa persyaratan tertentu saja.

i. Cakupan Wilayah

BPJS merupakan asuransi nasional oleh karena itu terbatas hanya untuk digunakan di wilayah skala nasional di indonesia saja.

Sedangkan Asuransi kesehatan tidak terbatas oleh wilayah, misalkan anda sedang diluar negeri dan kebetulan sakit maka anda bisa menggunakan asuransi kesehatan milik anda

Mana Yang lebih baik BPJS atau asuransi Kesehatan?

Baik BPJS dan juga Asuransi kesehatan ternyata keduanya memiliki kelebihan dan kelemahan, lantas mana yang lebih baik, mungkin tergantung kebutuhan dan juga kemampuan anda, jika menginginkan pelayanan yang lebih luas maka anda bisa memilih Asuransi kesehatan meskipun biaya premi cukup mahal, sepertinya tidak masalah jika anda mampu, namun untuk skala kecil dan terbatas anda bisa ikut BPJS karena biaya terbatas dan terjangkau oleh siapapun.


Demikian artikel tentang Perbedaan Asuransi Kesehatan dan BPJS Kesehatan ?, dengan melihat perbandingan keduanya anda bisa menentukan apakah harus mengambil BPJS atau asuransi kesehatan atau keduanya. semoga bermanfaat.
loading...

No comments:

Post a Comment

Anda punya pertanyaan seputar BPJS, silahkan ajukan pertanyaan anda di kotak komentar, barangkali saya bisa membantu!. Komentar Anda akan Muncul Setelah disetujui!