Cara Daftar Menjadi Peserta BPJS PBI (Syarat dan Prosedur)

Ada 3 pengkategorian BPJS Kesehatan, yang pertama adalah BPJS Mandiri yang disediakan untuk warga mampu yang berstatus Bukan Penerima Upah (PBPU) atau bukan pekerja, yang kedua adalah BPJS Perusahaan yang diperuntukan bagi para pekerja, peserta BPJS ini lebih dikenal dengan Peserta Penerima Upah (PPU), sedangkan yang ke 3 adalah Peserta BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran), ini diperuntukan bagi seluruh warga indonsia dengan status kurang mampu atau warga miskin.

Pemerintah melalui peratuan undang-undang mewajibkan seluruh warga negara indonesia untuk ikut program jaminan kesehatan nasional (JKN) yang diselengarakan melalui BPJS, Warga negara yang terdaftar menjadi peserta BPJS diharuskan untuk membayar iuran bulanan yang besarnya disesuaikan dengan kelas yang diambil oleh masing-masing peserta, namun khusus untuk peserta  BPJS PBI atau BPJS untuk warga miskin iuran bulanannya akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.

Daftar menjadi peserta BPJS PBI

Peraturan Pemerintah tentang Penerima Bantuan Iuran 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2012 tentang Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan bahwa data Penerima Bantuan Iuran (PBI) setiap 6 bulan akan dilakukan validasi oleh Kementerian Sosial.

Menteri Sosial telah menetapkan kriteria dan pendataan fakir miskin dan orang tidak mampu melalui Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 146/HUK/2013 tentang Penetapan Kriteria dan Pendataan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu.

Catatan:
Pendaftaran PBI tidak melalui Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan. Sehingga silakan menghubungi Dinas Sosial Kabupaten/Kota setempat untuk informasi lebih lanjut tentang PBI.

Jadi khusus untuk warga miskin atau warga kurang mampu kartu BPJS PBI akan didistribusikan secara langsung oleh dinas sosial, anda sebenarnya bisa menunggu, tapi sayangnya pendistribusian kartu BPJS mungkin  saja tidak merata, sehingga masih banyak warga yang tergolong kurang mampu sampai saat ini belum memiliki kartu BPJS PBI atau lebih dikenal dengan kartu Indonesia sehat (KIS).

Catatan: Kartu Indonesia Sehat (KIS) dengan kartu PBI adalah sama, ini berdasarkan pernyataan yang dilontarkan oleh kementrian kesehatan tentang BPJS PBI dan KIS, bisa dibaca disini

Kriteria Warga Miskin Pnerima Kartu BPJS PBI atau Kartu Indonesia Sehat?

1. Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8m2 per orang
2. Jenis lantai tempat tinggal terbuat dari tanah/bambu/kayu murahan
3. Jenis dinding tempat tinggal dari bambu/ rumbia/ kayu berkualitas rendah/tembok tanpa diplester.
4. Tidak memiliki fasilitas buang air besar/ bersama-sama dengan rumah tangga lain.
5. Sumber penerangan rumah tangga tidak menggunakan listrik.
6. Sumber air minum berasal dari sumur/ mata air tidak terlindung/ sungai/ air hujan.
7. Bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar/ arang/ minyak tanah
8. Hanya mengkonsumsi daging/ susu/ ayam dalam satu kali seminggu.
9. Hanya membeli satu stel pakaian baru dalam setahun
10. Hanya sanggup makan sebanyak satu/ dua kali dalam sehari
11. Tidak sanggup membayar biaya pengobatan di puskesmas/ poliklinik
12. Sumber penghasilan kepala rumah tangga adalah: petani dengan luas lahan 500m2, buruh tani, nelayan, buruh bangunan, buruh perkebunan dan atau pekerjaan lainnya dengan pendapatan dibawah Rp. 600.000,- per bulan
13. Pendidikan tertinggi kepala rumah tangga: tidak sekolah/ tidak tamat SD/ tamat SD.
14. Tidak memiliki tabungan/ barang yang mudah dijual dengan minimal Rp. 500.000,- seperti sepeda motor kredit/ non kredit, emas, ternak, kapal motor, atau barang modal lainnya.

Jika minimal 9 variabel terpenuhi maka suatu rumah tangga miskin.
sumber :http://skpd.batamkota.go.id/sosial/persyaratan-perizinan/14-kriteria-miskin-menurut-standar-bps/



Prosedur dan Syarat Daftar BPJS PBI

Jika anda kebetulan termasuk kategori warga misikin atau warga tidak mampu dan sampai saat ini masih belum terdaftar sebagai peserta BPJS PBI dan belum menerima kartu indonesia sehata atau KIS atau kartu BPJS PBI, anda masih memiliki kesempatan dengan cara mengurusnya sendiri ke dinas sosial.

Syarat dan prosedur untuk membuat kartu BPJS PBI (KIS) adalah sebagai berikut:

Syarat untuk membuat Kartu BPJS PBI

1. KK dan KTP seluruh anggota Keluarga.
2. Surat Keterangan tidak Mampu pengantar dari RT, RW Kelurahan kemudian ke menuju  kecamatan untuk dibuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
3. Surat pengantar dari puskesmas untuk daftar sebagai peserta BPJS PBI
4. Tidak perlu rekening bank.

Prosedur atau langkah-langkah membuat Kartu BPJS PBI

 1. Siapkan Fotocopy KK dan KTP minimal 2 rangkap untuk antisifasi

2.  Minta surat pertanyaan tidak mampu dari RT dan RW dan kelurahan setempat

3. Membaut SKTM ke Kecamatan dengan membawa surat pernyataan dari kelurahan.

5. Pergi ke dinas sosial, dengan membawa berkas di atas, dari dinas sosial pendaftaran BPJS anda akan diurus sampai anda mendapatkan kartu BPJS PBI atau kartu KIS.
loading...

9 comments:

  1. assalamualaikum bu. saya mau tanya apakah bisa berpindah status dari bpjs ppu ke pbi karena bapak saya adalah pensiunan swasta dan sudah tidak ada lagi penghasilan untuk mencukupi kebutuhan hidup?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa. untuk berpindah ke PBI,harus melakukan pendaftaran data kemiskinan di dinas sosial setempat dengan membawa surat pernyataan tidak mampu SKTM, dinas sosial akan melakukan pendataan untuk yang bersangkutan. namun peralihan harus menunggu rekonsiliasi berikutnya dari mensos, yang biasanya dilakukan setiap 6 bulan sekali, rekonsiliasi terakhir september 2016

      Delete
  2. Assalamualikum bu. Keluarga saya dulu salah satu peserta jamkesda dan dikota kami peserta jamkesda telah dialihkan ke peserta bpjs pbi kota tapi keluarga kami tidak masuk. Kami sdh mencoba mengajukan bpjs pbi ke dinsos kota namun ditolak karena sdh sesuai kuota yg diputuskan walkot jd itu bagaimana ya bu?

    ReplyDelete
  3. Assalamualaikum bu. Keluarga saya dulu penerima jamkesda dan setelah peralihan dr jamkesda ke bpjs pbi keluarga kami tidak masuk. Keluarga saya telah cb untuk mendaftar ke dinsos kota namun tdk bisa karena sudah sesuai kuota yg ditetapkan walkot jadi itu bagaimana ya bu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pendataan pemenerima jamkesda dilakukan oleh dinas sosial, kemungkinan keluarga bapak sudah dianggap keluarga mampu jadi tidak diikutsertakan di data penerima PBI.

      Seharusnya bisa di daftarkan jika memang tidak mampu dengan membawa persyaratan salah satunya SKTM dari kelurahan, karena kemenkes akan melakukan rekonsiliasi siatiap 6 bulan sekali untuk pendataan peserta penerima pbi.

      Delete
  4. Assalamualaikum bu, saudara sy ingin mendaftar BPJS PBI, tapi KTP nya baru akan selesai tahun depan, camat ada mengeluarkan semacam resi apa itu bisa dipergunakan sementara karena kebutuhannya mendesak.
    Lalu kalau ia sama sekali tidak punya tempat tinggal (ia sering menumpang tidur di Mesjid atau tpat2 umum lain) bagaimana persyaratan rek. listrik yg harus dibawa ke Dinas Sosial? Mohon pencerahan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa dilengkapi dengan surat keterangan SKTM dari kelurahan desa setempat

      Delete
  5. Assalamualaikum bu,mau tanya bagaimana caranya merubah kepesertaan jkn kis pbi menjadi peserta bpjs PPU,karena sudah diterima berkerja disebuah perusahaan. Dan bagaimana caranya agar anak dan istri juga terdaftar bpjs kesehatan? Karena kalau jkn kis hanya kepala keluarganya saja yg sudah terdaftar.tks. Mohon jawabannya.

    ReplyDelete
  6. Assalamualaikum.....
    Saya mau tanya ,, saya mempunyai kartu kis,, kemudian saya menikah,, apakah saya bisa menfaftarkan istri dan anak saya untuk mendapatkan kartu kis? Mohon bantuanya,,,

    ReplyDelete

Anda punya pertanyaan seputar BPJS, silahkan ajukan pertanyaan anda di kotak komentar, barangkali saya bisa membantu!. Komentar Anda akan Muncul Setelah disetujui!