Kabar Baru Denda BPJS Resmi dihapus mulai 1 juli 2016?

Satu hal yang banyak disesalkan oleh sebagian besar peserta BPJS adalah adanya denda, denda sebenarnya diberlakukan untuk meningkatkan kesadaran peserta BPJS agar dapat membayar iuran bulanan sesuai pada waktunya.

Setiap peserta BPJS memang diwajibkan harus membayar iuran bulanan yang besarnya akan disesuaikan tergantung dari kelas yang diambil, iuran bulanan harus dibayarkan paling lambat sampai tanggal 10 setiap bulan yang bersangkutan. jika iuran bulanan bpjs terlambat dibayar  maka peserta akan terkena denda yang harus dibayar.

Benarkah Denda BPJS resmi dihapus mulai 1 juli 2016

Adanya denda memang pro kontra dan untuk sebagian besar peserta BPJS merasa keberatan dengan adanya denda sebesar 2% jika terlambat bayar, apalagi per satu april iuran bpjs dinaikan tentunya dirasa lebih menyiltkan para peserta terutama untuk peserta dengan penghasilan yang pas-pasan.

Per tanggal 1 Juli 2016 Denda BPJS akan dihapus

Ada kabar baik bahwa mulai 1 juli denda BPJS akan dihapus, namun dengan beberapa perubahan prosedur kepesertaan.

a. Denda akan dihapus.
Denda keterlambatan akan dihapus, jika si peserta menunggak bayar dan ingin reaktivasi kembali kartu BPJSnya maka dia hanya membayar jumlah tunggakan saja tanpa harus membayar denda.

a. Kepertaan langsung akan dinonaktifkan sementara
Jika peserta terlambat membayar iuran bulanan lebih dari satu bulan atau sampai tanggal 10 bulan berikutnya maka kepesertaan BPJS untuk anggota tersebut akan dicabut dan dinonaktifkan untuk sementara, itu artinya anda tidak akan lagi bisa berobat menggunakan BPJS, sampai semua tunggakan dibayarkan dan status diaktifkan kembali.
.
c. Denda baru berlaku untuk paserta di rawat inap
Denda tetap masih akan berlaku jika, sipeserta menunggak dan tunggakan telah dibayar serta kartu sudah diaktifkan kembali, namun sebelum 45 hari dari masa diaktifkan kembali peserta ternyata mengalami sakit dan harus dirawat inap, maka denda akan diberlakukan untuk peserta tersebut terkait dengan pelayanan rawat inap sejumlah bulan menunggak maksimimal 12 bulan dan maksimal denda sampai Rp. 30.000.000. (tigapuluh juta rupiah)

Artinya apabila pasien sudah menunggak misalnya selama 2 tahun (24 bulan) maka tunggakan hanya dihitung untuk 12 bulan saja, begitu juga jika jumlah denda setelah dihitung lebih dari 30.000.000 maka denda hanya akan diambil sampai Rp 30.000.000  (tigapuluh juga rupiah) saja.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 19 tahun 2016 khususnya pasal 17A.1 ayat (4), denda yang dikenakan untuk pelayanan rawat inap sebesar 2,5 % yang akan dikalikan dengan total biaya pelayanan rawat inap dikali dengan jumlah bulan dia menunggak. (2,5% x biaya perawatan x jumlah iuran bulanan x total bulan menunggak).

Penutup:

Menurut hemat saya iuran bpjs lebih baik terus dibayar meskipun tidak dikenakan denda, jangan sampai anda berfikir karena dalam keadaan sehat anda memberhentikan pembayaran iuran, karena pada akhirnya jika anda sakit dan ingin menggunakan layanan BPJS, maka anda tetap mau tidak mau harus mengaktifkan kembali kartu BPJS anda dan pada akhirnya anda terpaksa harus membayar seluruh tunggakan.

Itulah artikel tentang seputar denda BPJS, Benarkah Denda BPJS resmi dihapus mulai 1 juli 2016, demikian semoga bermanfaat.

Syarat Daftar Menjadi Peserta BPJS Kesehatan Terbaru

Syarat Daftar Menjadi Peserta BPJS Kesehatan Terbaru - Seiring dengan dikeluarkannya peraturan pemerintah yang menyatakan bahawa seluruh warga negara indonesia dan juga warga negara asing yang sudah tinggal di indonesia lebih dari 6 bulan, wajib menjadi peserta BPJS,

Untuk menjadi peserta BPJS setiap warga negara harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu, saat ini ada 2 jenis cara melakukan pendaftaran BPJS, bisa datang langsung ke kantor BPJS atau bisa secara online.

Yang paling mudah adalah pendaftaran BPJS secara online, karena tidak perlu antri dan anda bisa mencetak kartu BPJS sendiri setelah melakukan pembayaran, sedangkan jika daftar melalui kantor BPJS setempat mau tidak mau anda harus menunggu lama, karena pada umumnya daftar di kantor BPJS biasanya harus mengantri karena banyaknya calon peserta yang melakukan pendaftaran.


Syarat daftar menjadi peseta bpjs kesehatan mandiri


Harap Perhatikan:
Oh ya. ini harus anda perhatikan,  jangan lupa sebelum melakukan pendaftaran setidaknya anda harus sudah menentukan kelas BPJS yang akan diambil dan juga Faskes tk1 yang akan dipilih.

Anda bisa baca  terlebih dulu:
Apa itu Faskes tk1?
Fasilitas kelas 1,2,3 yang harus anda ketahui 

Kelas BPJS akan menentukan besar kecilnya iuran bulanan yang harus anda bayar sebaiknya anda pertimbangkan baik-baik untuk memilih kelas yang cocok untuk setiap anggota keluarga anda sesuai kemampuan.

Sedangkan Faskes itu adalah tempat fasilitas kesehatan (puskesmas, poliklinik, praktek dokter) yang harus anda datangi pertama kali ketika ingin berobat dengan BPJS, sebaiknya pilih faskes yang terdekat dengan rumah anda.

Syarat untuk menjadi peserta BPJS kesehatan 

Syarat diperlukan untuk kelengkapan biodata dan berkas BPJS anda, adapun syarat yang harus anda persiapkan sebelum melakukan pendaftaran BPJS adalah sebagai berikut:

A. Syarat Daftar BPJS Secara Online

Jika anda daftar secara online syaratnya dalah sebagai berikut:

1. Kartu Keluarga (KK)

2. KTP untuk anda yang sudah memiliki KTP

3. NPWP

4. Memiliki Rekening Bank (BRI, BNI atau Mandiri) bisa menggunakan rekening saudara jika tidak punya,  rekening bank ini akan digunakan untuk membayar iuran pertama BPJS anda setelah melakukan pendaftaran.

5. Foto berwarna ukuran 3x4 untuk masing-masing keluarga yang didaftarkan kecuali balita, foto hendaknya discan terlebih dahulu dan kapasitas atau ukuran foto tidak lebih dari 50kb.

6. Memiliki komputer dengan koneksi internet.

Dengan syarat diatas anda bisa langsung daftar BPJS secara online, pada akhirnya anda akan mendapatkan kode virtual account untuk referensi melakukan pembayaran iuran pertama, kemudian anda akan bisa mencetak kartu BPJS setelah melakukan pembayaran.

Untuk melakukan pendaftaran secara online anda tidak perlu datang ke kantor BPJS, anda bisa melakukannya dirumah karena dokumen virtual account dan juga kartu BPJS akan anda dapatkan dan bisa anda print sendiri.

Catatan:
Pendaftaran online baru bisa dilakukan jika seluruh anggota keluarga anda belum menjadi peserta BPJS semuanya, jika sebagian anggota keluarga anda yang tercatat di KK ada yang sudah menjadi peserta BPJS maka pendaftaran online tidak bisa dilakukan. anda tetap harus melakukan pendaftaran dengan datang langsung ke kantor bpjs terdekat di kota anda.

B. Syarat Daftar BPJS di Kantor BPJS langsung 

Jika anda berniat ingin daftar BPJS secara langsung maka anda harus datang ke kantor BPJS terdekat di kota anda, Syarat yang harus anda persiapkan tidak jauh berbeda dengan syarat daftar BPJS secara online.

Adapun syarat untuk menjadi peserta BPJS kesehatan dengan daftar di kantor BPJS adalah sebagai berikut:

1. Fotocopy KTP 2 lembar, untuk masing-masing anggota keluarga yang didaftarkan, khusus untuk yang sudah memiliki KTP.

2. Fotocopy NPWP orangtua, NPWP untuk saat ini akan diminta, jadi anda harus membuatnya terlebih dahulu di kantor pajak gratis.

3. Fotocopy KK 2 lembar untuk persiapan.

4. Buku Rekening bank, BRI, BNI atau Mandiri, anda bisa membuatnya terlebih dahulu jika tidak punya, atau anda bisa menggunakan rekening saudara.

5. Foto ukurn 3x4 2 lembar, gunakan foto berwarna, foto harus anda siapkan untuk masing-masing anggota keluarga yang akan didaftarkan kecuali balita.

Jika syarat diatas sudah anda persiapkan, untuk melakukan pendaftaran anda bisa datang langung ke kantor BPJS setempat yang terdapat di kota anda.

Cara dan prosedur daftar silahkan Baca: Panduan  Daftar BPJS kesehatan terbaru

Ketika melakukan pendaftaran, Anda akan diminta syarat diatas, setelah data pendaftaran selesai di input oleh petugas BPJS anda akan mendapatkan No. Virtual Account, untuk setiap anggota keluarga yang anda daftarkan.

No. Vitual account berisi, data no BPJS dan juga no rekening untuk melakukan pembayaran, virtual account ini biasanya berisi referensi data untuk melakukan pembayaran via ATM bank.

Silahkan lakukan pembayaran di ATM-ATM BNI, BRI atau Mandiri, sesuai dengan yang tertera di virtual account.

Setelah Pembayran berhasil anda lakukan, jangan lupa simpan slip bukti nota pembayaran, kemudian kembali lagi ke kantor BPJS untuk Cetak Kartu BPJS dengan membawa bukti pembayaran untuk antisivasi jika diminta.

Penutup:

Itulah syarat Untuk daftar menjadi peserta atau anggota BPJS kesehatan mandiri, baik untuk daftar secara online maupun offline dengan datang langsung ke kantor BPJS.

Syarat diatas, sebaiknya anda persiapkan terlebih dulu jangan sampai lupa agar pendaftaran bisa berjalan dengan lancar. semoga bermanfaat.

Cara Daftar BPJS Secara Online (Ketentuan, syarat dan prosedur)

Cara Daftar BPJS Online (Ketentuan syarat dan prosedur) - Untuk memudahkan pelayanan pendaftaran BPJS kini situs resmi BPJS kesehatan menyediakan sebuah layanan khusus pendaftaran online yang bisa diakses dan digunakan oleh warga negara indonesia yang belum terdaftar sebagai anggota BPJS. Pendaftaran online ini disediakan untuk mempermudah pendaftaran sehingga bisa dilakukan dengan cepat.

Awalnya pendaftaran BPJS hanya tersedia secara offline, sehingga setiap masyarakat yang ingin membuat kartu BPJS mau tidak mau harus melakukan pendaftaran dengan datang langsung ke kantor bpjs di kota setempat, kendala yang sering ditemukan ketika melakukan pendaftaran bpjs offline adalah, panjangnya antrian sehingga mau tidak mau calon peserta BPJS harus menghabiskan waktu sampai berjam-jam di kantor BPJS untuk menunggu giliran daftar.

cara daftar bpjs secara online


Ini tentu kurang efektif, oleh karena itu pemerintah menyediakan layanan lain berupa pendaftaran secara online yang bisa diakses dimanapun. sehingga dengan adanya layanan pendaftaran online ini diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat setiap warga negara indonesia untuk menjadi anggota BPJS dan mendapatkan kartu BPJS tanpa harus datang ke kantor BPJS setempat.

Ketentuan Pendaftaran BPJS Secara Online

Siapapun anda bisa menggunakan layanan pendaftaran online dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut:

Harap diperhatikan, berdasarkan informasi dari situs resmi BPJS kesehatan tentang pendaftaran online menyatakan bahwa pendaftaran Online baru bisa dilakukan jika anggota keluarga yang tercatat di kartu keluarga semuanya belum ada yang menjadi anggota BPJS, dalam artian setiap anggota keluarga yang tercantum di Kartu keluarga (KK) semuanya belum menjadi peserta BPJS.

Namun jika ada salah satu saja anggota keluarga yang tercantum di KK sudah menjadi peserta BPJS, maka pendaftaran online tidak bisa dilakukan, pendaftaran tetap harus datang langsung ke kantor BPJS setempat dengan membawa syarat-syarat yang diperlukan.

Cara Daftar BPJS Kesehatan secara Online

Jika kebetulan anda dan seluruh keluarga anda belum menjadi anggota bpjs maka anda bisa menggunakan pendaftaran secara online tanpa harus datang ke kantor BPJS.

Syarat Daftar BPJS secara Online

Berikut syarat yang harus anda persiapkan untuk melakukan pendaftaran BPJS secara online:
a.  Siapkan kartu Keluarga (KK)
Semua anggota keluarga yang sudah tercatat di kartu keluarga harus didaftarkan menjadi anggota bpjs tanpa terkecuali.

b. Siapkan KTP setiap anggota keluarga
Ini untuk referensi melengkapi biodata setiap pendaftar yang harus anda masukan di formulir pendaftaran.

c. Siapkan Foto setiap anggota keluarga
Foto harus discan terlebih dahulu (kapasitas maksimal tidak boleh lebih dari 50 kb), siapkan foto berwarna menarik untuk setiap anggota keluarga yang tercantum di KK.

d. No. Rekening bank (BNI, BRI atau Mandiri)
No Rekening bank digunakan untuk membayar iuran BPJS pertama, jika anda kebetulan tidak punya rekening bank anda bisa menggunakan rekening bank saudara atau siapapun yang anda percaya, data rekening (nama bank, pemilik rekening dan no rekening) nanti harus anda masukan di formulir pendaftaran.

e. Komputer yang sudah terhubung dengan baik ke internet
Jangan lupa siapkan komputer yang sudah terhubung ke internet. 

Prosedur langkah-langkah daftar BPJS Kesehatan Secara Online

Setelah syarat diatas anda persiapkan, langkah berikutnya adalah melakukan pendaftaran bpjs secara online, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Langkah #1 - Buka situs resm BPJS kesehatan  (http://www.bpjs-kesehatan.go.id)

Langkah #2 - Buka halaman untuk mendaftar (pilih menu layanan > pendaftaran peserta) atau melalui menu sebelah kiri pilih pendaftaran online atau klik disini

Pendaftaran online BPJS



Langkah #3 - Akan tampil halaman pertama pendaftaran seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

Pendaftaran bpjs kesehatan 1

Silahkan centang pilihan "Saya menerima dan menyetujui syarat dan ketentuan layanan pendaftaran BPJS Kesehatan", kemudian tekan tombol "Pendaftaran" untuk ke halaman berikutnya:



Langkah #4 - Pada halaman berikutnya silahkan anda pilih jenis kepesertaan, masukan No. Kartu keluarga dan juga captcha, kemudian tekan tombol "Inquery Kartu Keluarga"


Denan menekan tombol Inquery kartu keluarga sistem akan menampilkan semua anggota keluarga sesuai dengan yang tercamtum di KK, dari mulai NIK, Nama, Tgl. Lahir dan hubungan keluarga.

Semua anggota keluarga yang tercantum di KK harus didaftarkan, kemudian tekan tombol "Proses Selanjutnya" yang terdapat di bawah formulir.

Langkah #5 - Di halaman berikutnya akan ditampilkan formulir yang berisi calon pendaftar secara otomatis dari sistem yang diperoleh dari dukcapil.

Formulir pendaftaran BPJS Online
Silahkan lengkapi data yang diminta, seperti NPWP, No HP, alamat  faskes dan data lainnya, jangan lupa masukan juga data No. Rekening, Nama Bank dan pemegang rekening bank.
Kemudian masukan juga Email yang masih aktif juga nomor handphone anda yang masih aktif.

# Harap Perhatikan !

Ketika memilih Faskes tk1 pilihlah faskes yang paling dekat dengan dengan rumah anda, dan ketika memilih kelas sesuaikan dengan kemampuan finansial anda, karena anda dan juga anggota keluarga yang anda daftarkan akan dibebankan iuran bulanan yang besar kecilnya akan sesuai dengan kelas yang diambil.

Silahkan Baca:
Apa itu Faskes tingkat 1
Fasilitas dan Biaya BPJS Kelas 1,2 dan 3

Pastikan data yang yang diisi sudah benar.

Jika semua data sudah diisi dengan benar kemudian silahkan tekan tombol "Kirim Email" yang terletak di bagian bawah formulir.

Langkah #6 - Sistem BPJS akan mengirim pesan Notifikasi ke email anda yang harus anda konfimasi.

Email notifikasi pendaftaran BPJS

Silahkan Buka Email Anda dan lakukan konfirmasi dengan menekan link aktivasi yang terdapat di pesan Email dari Admin BPJS tersebut.

Isi email notifikasi pendaftaran BPJS kurang lebih seperti gambar di bawah ini:

isi email notifikasi pendaftaran BPJS Online

Untuk mengaktifkan pendaftaran BPJS anda, silahkan tekan link Aktivasi Pendaftaran seperti terlihat pada gambar diatas.

Dengan mengklik link Aktivasi, anda akan di bawa ke halaman aktivasi situs BPJS, silahkan masukan data yang diminta seperti kode captcha kemudian tekan tombol Aktivasi, maka akan tampil seperti tampilan gambar di bawah ini:

Halaman aktivasi pendaftaran bpjs online


Langkah #7 - Silahkan Download File PDF untuk masing-masing Nama anggota Kelurga kemudian Print, untuk referensi melakukan pembayaran iuran pertama BPJS anda.

cetak virtual account

Kemudian silahkan anda lakukan Pembayaran melalui mesin ATM dari rekening bank yang anda daftarkan di BPJS ke rekening bank yang sudah bekerja sama dengan BPJS (BNI, BRI, Mandiri), sesuai dengan informasi di virtual account yang sudah anda cetak.

Langkah #8 - Setelah pendaftaran dilakukan, kemudian kembali buka email anda, dan klink link aktivasi. untuk melihat status pembayran anda dan untuk mencetak kartu BPJS Anda.

Cetak Kartu BPJS online
Peserta yang sudah membayar, Dokumen cetak e-ID akan tampil dan siap untuk dicetak, sedangkan untuk yang belum membayar kolom Cetak e-ID akan berisi tulisan  (Belum membayar iuran) seperti terlihat pada gambar diatas.

Jika Dokumen cetak e-id sudah muncul silahkan anda download kemudian print kartu BPJS Anda.

Jatuh Tempo Pembayaran Iuran Pertama?

Agar anda bisa mencetak E-ID atau kartu BPJS dari pendaftaran online anda maka anda harus segera melakukan pembayaran iuran pertama anda.

BPJS memberikan kesempatan minimal 14 hari maksimal sampai 30 hari untuk anda sesegera mungkin melakukan pembayaran iuran pertama bpjs anda setelah anda melakukan pendaftaran, anda bisa membayarnya melalui ATM yang sudah ditunjuk oleh BPJS (BNI, BRI atau Mandiri).

Jika pembayaran pertama anda masih belum anda lakukan setelah jatuh tempo diatas, maka akun pendaftaran bpjs anda akan di cancel, dan anda harus melakukan pendaftaran kembali dari awal.

Pembayaran iuran BPJS berikutnya jangan sampai terlambat, setiap bulan sebelum tanggal 10 anda harus sudah membayar iuran bulanan BPJS jika terlambat maka anda bisa terkena denda.

Informasi lengkap tentang hal-hal yang bekaitan dengan iuran bpjs bisa anda baca disini

Antisifasi Error Sistem

Terkadang bisa saja terjadi pendaftaran online tidak berjalan sebagaimana mestinya dan mungkin saja terjadi kesalahan-kesalahan non teknis pada pendaftaran online anda.

Jika terjadi kejadian-kejadian yang tidak diharapkan dengan pendaftaran anda, maka anda harus langsung datang ke kantor BPJS setempat dan laporkan keluhan tentang pendaftaran anda. mereka akan siap membantu dengan senang hati.

Itulah Artikel tentang panduan langkah-lamangh cara daftar BPJS secara online semoga bermanfaat.

Cara Daftar BPJS Kesehatan Terbaru (Syarat dan Prosedur)

Panduan lengkap Cara Daftar BPJS Kesehatan Terbaru (Syarat dan Prosedur) - Sesuai pasal 14 Undang-undang BPJS, Setiap warga negara Indonesia dan warga asing yang sudah berdiam di Indonesia selama minimal enam bulan wajib menjadi anggota BPJS.

Setiap perusahaan wajib mendaftarkan pekerjanya sebagai anggota BPJS. Sedangkan orang atau keluarga yang tidak bekerja pada perusahaan, wajib mendaftarkan diri dan anggota keluarganya pada BPJS. Setiap peserta BPJS akan ditarik iuran yang besarnya ditentukan kemudian. Sedangkan bagi warga miskin, iuran BPJS ditanggung pemerintah melalui program Bantuan Iuran (PBI). (sumber: wikipedia)

Untuk menjadi anggota BPJS ksehatan maka harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu, untuk saat ini ada 2 kategori pendaftaran BPJS yang bisa anda lakukan, pendaftaran BPJS secara online dan Offline.


Cara Daftar BPJS Kesehatan Terbaru (Syarat dan Prosedur)

Pendaftaran BPJS secara online dapat dilakukan melalui situs resmi bpjs dengan menyiapkan persyaratan-persyaratan tertentu, sedangkan pendaftaran BPJS kesehatan secara offline dapat dilakukan dengan cara langsung datang ke kantor BPJS setempat dengan membawa persyaratan-persyaratan yang diminta.

Adanya pelayanan pendaftaran BPJS secara online disediakan sebagai alternatif lain untuk lebih mempercepat dan mempermudah pendaftaran bpjs, sehingga diharapkan setiap warga negara indonesia sudah memiliki kepesertaan bpjs dimanapun dan kapanpun selama ada koneksi internet.

Di sini saya akan jelaskan sebuah panduan atau prosedur langkah-langkah dan syarat untuk melakukan pendaftaran BPJSmandiri untuk perorangan atau individu yang berstatus peserta bukan penerima upah (PBPU), baik secara online maupun offline, sehingga bisa menjadi panduan bagi anda yang kebetulan belum menjadi anggota bpjs dan berniat ingin mendaftar bpjs.

1. Persiapan Sebelum Melakukan Pendaftaran

Sebelum melakukan pendaftaran BPJS ada beberapa persiapan yang harus anda persiapkan dan pertimbangkan terlebih dahulu terkait dengan data bpjs, diantaranya dalah sebagai berikut:

a. Menentukan Kelas BPJS

Anda harus sudah menentukan kelas BPJS sebelum melakukan pendaftaran, perlu anda ketahui bpjs kesehatan memiliki 3 golongan kelas BPJS yang bisa anda pilih ketika melakukan pendaftaran yaitu kelas 1, kelas 2 dan kelas 3, perbedaan ketiga kelas tersebut terdapat pada besar kecilnya iuran yang harus dibayarkan dan juga layanan kamar rawat inap, jika peserta bpjs diharuskan dirawat inap.

Kelas 1 adalah kelas dengan iuran bulanan yang paling mahal dan akan mendapatkan pelayanan rawat inap maksimal, diikuti oleh kelas 2 dan kelas 3. Informasi lebih lengkap tentang segala hal yang berkaitan dengan kelas ini  silahkan baca: Perbedaan bpjsk kesehatan kelas1, kelas 2 dan kelas 3

Dengan sudah menentukan kelas yang akan anda pilih, anda tidak akan bingung dan salah ketika diminta untuk memilih kelas pada saat melakukan pendaftaran, ingat kelas BPJS yang paling cocok untuk anda adalah kelas yang sesuai dengan kemampuan finansial anda.

b. Menentukan Faskes Tingkat 1

Satu lagi yang anda harus tentukan sebelum melakukan pendaftaran BPJS adalah pilihan Faskes tingkat 1.
jika anda masih belum mengerti tentang faskes tingkat 1, silahkan baca apa itu faskes tingkat 1?,

Sebelum melakukan pendaftaran, sebaiknya faskes tingkat 1  ini harus sudah anda tentukan, faskes tingkat 1 ini adalah fasilitas kesehatan (puskesmas, polilkinik, dokter gigi) yang sudah bekerjasama dengan BPJS.

Pengotbatan dengan BPJS menggunakan sistem berjenjang jadi ketika anda ingin berobat dengan BPJS yang harus anda kunjungi pertama kali adalah faskes tk1 ini, kemudian akan terus berlanjut melalui rujukan ke jenjang yang lebih tinggi (rumah sakit kemudian rscm) jika misalnya di faskes tingkat1 peralatan tidak memadai untuk menangani penyakit anda.

Saran pilihlah faskes tingkat 1 yang dekat dengan tempat tinggal anda, dan pilihlah faskes tingkat 1 yang memiliki fasilitas yang lengkap dan pelayanan baik.

Untuk melihat daftar faskes tk1 terdekat di kota anda silahkan klik dan cari disini
 

2. Cara Daftar BPJS Kesehatan secara Offline

Untuk melakukan pendaftaran BPJS kesehatan mandiri secara offline anda harus datang langsung ke kantor BPJS setempat yang terdapat di kota Anda, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

a. syarat pendaftaran BPJS kesehatan secara offline

Sebelum anda datang ke kantor bpjs anda sebaiknya sudah menyiapkan berkas pendaftaran sebagai berikut:
  • Kartu Keluarga (KK) silahkan anda foto copy (2 lembar)
  • KTP dan silahkan anda fotocopy (2 lembar)
  • Foto berwarna ukuran 3x4 (1 lembar)
  • Kepemilikan Rekening Bank (BNI, BRI atau Mandiri), anda bisa menggunakan rekening bank milik saudara. silahkan sediakan fotocopy rekening atau catat no rekening bank yang bersangkutan,untuk persiapan jika diminta, beberapa kantor BPJS hanya menanyakan no rekeningnya saja.

KTP yang harus anda siapkan sejumlah anggota keluarga yang tercantum di KK, kecuali anak di bawah umur yang belum memiliki ktp, begitu juga untuk foto wajib anda siapkan untuk masing-masing anggota keluarga yang tercantum di KK kecuali balita.

Semua anggota keluarga yang tercantum di KK yang belum menjadi peserta BPJS wajib didaftarkan.

b. Prosedur langkah-langkah pendaftaran BPJS Online sebagai berikut:

Jika persyaratan pendaftaran BJS sudah anda siapkan, langkah melakukan pendaftaran adalah sebagai berikut:

  • Datang ke kantor BPJS sepagi mungkin (mulai buka jam 8.00 pagi), ini disebabkan pendaftaran BPJS offlinebiasanya akan memakan waktu yang cukup lama karena banyaknya antrian.
  • Siapkan berkas, kemudian minta no Antrian ke satpam atau ambil di mesin cetak no antrian. tunggu antrian hingga giliran anda dipanggil.
  • Silahkan anda menuju petugas pendaftaran BPJS jika dipanggil, anda akan diminta untuk memilih kelas, ada 3 kelas yaitu kelas 1, 2 dan 3 silahkan sesuaikan dengan kemampuan finansial anda. kemudian anda juga akan diminta untuk memilih faskes, silahkan anda pilih fasilitas kesehatan yang terdekat dengan rumah kediaman anda.
  • Petugas BPJS akan melakukan proses registrasi untuk anda, dan anda akan mendapatkan No BPJS dan info no rekening bank bpjs untuk melakukan pembayaran. untuk mengaktifkan kartu anda akan diberi waktu selama 14 hari.
  • Silahkan lakukan pembayaran sesegera mungkin, bisa menggunakan ATM dengan memasukan No BPJS yang diberikan oleh petugas BPJS untuk masing-masing anggota keluarga.
  • Simpan no bukti pembayaran dari ATM,
  • Kemudian menuju ke kantor bpjs dengan membawa no bukti pembayaran, petugas akan mencetak kartu BPJS anda yang siap anda gunakan.
  • Selesai.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan baca cara pendaftaran bpjs offline versi lengkap

 3.  Cara Daftar BPJS secara Online

Pendaftaran BPJS offline memang sangat menguras waktu karena pada umumnya antrian akan sangat panjang, sehingga proses pendaftaran bisa memakan waktu yang cukup lama. sebagai alternatif anda bisa memanfaatkan fasilitas pendaftaran BPJS online yang sekarang sudah tersedia.

a. Syarat pendaftaran BPJS Online:

Adapun syarat untuk melakukan pendaftaran BPJS kesehatan online adalah sebagai berikut:
  •  Alamat email yang masih aktif, jika belum punya silahkan buat dulu, baca: cara membuat email gmail
  • Siapkan Kartu Keluarga KK
  • No HP yang masih aktif
  • Laptop atau komputer yang sudah terkoneksi ke internet.
  • Kartu NPWP
  • KTP
  • No. Rekening bank (BRI, BNI atau Mandiri) untuk membayar iuran
  • Siapkan Foto berwarna yang sudah discan (size maksimal: 50 kb)

b. Prosedur pendaftaran BPJS Kesehatan secara Online 

Jika syarat diatas sudah anda persiapkan, langkah-langkah untuk melakukan pendaftaran BPJS secara online adalah sebagai berikut:

  • Buka situs resmi bpjs kesehatan, kemudian cari menu pendaftaran, atau klik disini untuk langsung menuju ke form pendaftaran.
  • Anda akan diminta untuk memilih jenis kepsertaan (pilih pekerja bukan penerima upah), kemudian masukan kode khusus dan masukan No. Kartu keluarga, lalu tekan  Inquery kartu keluarga, sistem akan menampilkan anggota keluarga anda sesuai dengan data yang tercatat di catatan sipil.
  • Berikutnya anda akan diminta untuk melengkapi biodata setiap anggota keluarga anda yang tercatat di KK. silahkan lengkapi sesuai dengan yang diminta. 
  • Scan foto
  • Mengisi no rekening, no hp dan email
  • Jika pendaftaran selesai anda akan mendapatkan pesan email notofikasi yang masuk ke email anda
  • Cek Email anda dan temukan pesan dari BPJS, silahkan lakukan aktivasi pendaftaran anda melalui link yang diberikan di email dari bpjs.
  • Anda akan mendapatkan No Virtual Account untuk referensi pembayaran
  • Lakukan pembayaran di bank BRI, BNI atau Mandiri
  • Setelah melakukan pembayaran, masuk lagi ke email aktivasi anda yang sebelumnya sudah anda terima dari BPJS
  • Cetak kartu E-ID BPJS anda melalui dokumen di pesan email dari bpjs, Anda baru Akan bisa mencetak E-ID (Kartu BPJS) anda setelah anda melakukan pembayaran.
  • Selesai.

Jika anda masih bingung langkah-langkah cara daftar BPJS secara online, silahkan baca panduan lengkap cara daftar bpjs secara online

Kapan Harus Melakukan pembayaran Iuran Pertama setelah mendaftar ?

Setelah anda mendapatkan no-virtual account dari BPJS baik melalui pendaftaran online maupun pendaftara bpjs kesehatan offline, no virtual akun tersebut bisa anda jadikan referensi untuk melakukan pembayaran pertama iuran bpjs anda.

BPJS memberikan kesempatan minimal 14 hari maksimal sampai 30 hari untuk anda sesegera mungkin melakukan pembayaran iuran pertama bpjs anda setelah anda melakukan pendaftaran, anda bisa membayarnya melalui ATM yang sudah ditunjuk oleh BPJS (BNI, BRI atau Mandiri).

Jika pembayaran pertama anda masih belum anda lakukan setelah jatuh tempo diatas, maka akun pendaftaran bpjs anda akan di cancel, dan anda harus melakukan pendaftaran kembali dari awal.

Pembayaran iuran BPJS berikutnya jangan sampai terlambat, setiap bulan sebelum tanggal 10 anda harus sudah membayar iuran bulanan BPJS jika terlambat maka anda bisa terkena denda.

Informasi lengkap tentang hal-hal yang bekaitan dengan iuran bpjs bisa anda baca disini

Demikian artikel sederhana tentang Panduan Cara Daftar BPJS Kesehatan Terbaru (Syarat dan Prosedur), semoga bermanfaat.

Iuran BPJS Kesehatan terbaru (besar iuran, denda dan cara bayar)

Iuran BPJS Kesehatan terbaru (besar iuran, denda dan cara bayar) - Berdasarkan peratuan presiden no.111 tahun 2013 tentang perubahan atas perpers no 12 tahun 2003, dicantumkan bahwa setiap Warga negara indonesia diwajibkan untuk menjadi peserta bpjs, dan salah satu kewajiban peserta BPJS adalah harus membayar iuran bulanan yang disesuaikan dengan kelas atau golongan yang mereka ambil.

Di dalam BPJS ada 3 kelas atau golongan yang bisa diambil oleh peserta BPJS yakni kelas 1, kelas 2 dan kelas 3, perbedaan ketiganya terletak pada besar kecilnya biaya iuran bulanan yang harus dibayarkan dan fasilitas layanan ketika peserta harus dirawat inap di rumah sakit.
 
Iuran BPJS Kesehatan

Besar kecilnya iuran yang harus dibayarkan tiap bulannya oleh peserta BPJS selain dipengaruhi oleh kelas atau golongan yang diambil, ditentukan juga oleh Jenis kepesertaan, apakah peserta mandiri /Individu atau karyawan yang ditanggung oleh perusahaan, dan umumnya iuran BPJS dengan kepesertaan mandiri lebih mahal jika dinadingkan dengan kepesertaan BPJS Perusahaan untuk karyawan atau pegawai, dikarenakan BPJS perusahaan sebagian iuran ditanggung oleh perusahaan dan perhitungannya tidak terlalu besar.

#A. Per 1 April 2016 Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik

Kepala humas badan penyelanggara jaminan kesehatan irfan humadai mengatakan bahwa untuk kepsertaan BPJS Mandiri (individu) atau kepesertaan pekerja bukan penerima upah (PBPU) , Peserta BPJS Penerima bantuan IURAN (PBI) dan juga kepesertaan BPJS perusahaan pertanggal 1 april 2016 iuran bulanan BPJS resmi dinaikan.

Jumlah iran bulanan yang harus dibayar akan disesuaikan dengan golongan sebagai berikut:

a. Iuran Bulanan Peserta BPJS Mandiri / Individu

Untuk Iuran Pserta BPJS mandiri atau peseta BPJS pekerja bukan penerima upah  (PBPU) adalah sebagai berikut:

  • Kelas 1, iuran bulanan yang harus dibayar awalnya Rp. 59.500 menjadi Rp. 80.000
  • Kelas 2, awalnya Rp. 42.500 menjadi Rp. 51.000
  • Kelas 3, awalnya Rp. 25.500 menjadi Rp. 30.000 (di cancel jadi iuran untuk kelas 3 tetap Rp. 25.500)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan iuran peserta perorangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kelas 3 tidak dinaikkan atau tetap Rp25.500 per orang per bulan. Namun, pembatalan kenaikan tersebut tidak berlaku untuk peserta kelas 1 dan kelas 2.

b. Iuran Bulanan Peserta BPJS PBI (Peserta Bantuan Iuran)

Sedangkan untuk peserta BPJS penerima bantuan iuran (PBI) serta penduduk yang didaftarkan pemerintah daerah juga mengalami kenaikan, sebagai berikut:

Iuran bulanan yang harus dibayar awalnya Rp. 19.225 menjadi Rp. 23.000 untuk semua kelas.

Iuran BUlanan peserta BPJS PBI tetap akan ditanggung pemerintah namun mengalami kenaikan, setiap peserta BPJS PBI tidak akan dibebani iuran.

c. Iuran Bulanan BPJS untuk Karyawan atau Peserta Penerima Upah (PPU)

Sedangkan iuran bulanan peserta bpjs dari golongan karyawan atau pekerja yang ditanggung perusahaan atau pekerja penerima upah (PPU) Badan Usaha Swasta adalah sebesar 4,5% (empat koma lima persen) dari gaji/upah dan tunjangan tetap per bulan, biaya tersebut sekaligus untuk 5 anggota keluarga, dengan ketentuan perhitungan:
4% (empat persen) dibayar oleh Pemberi Kerja
0,5% (nol koma lima persen) dibayar oleh Peserta
Sehingga Karyawan sebagai peserta BPJS yang ditanggung perusahaan biaya yang harus dikeluarkan lebih ringan hanya 0,5% saja dan sisanya dibayar oleh perusahaan.

BPJS yang ditanggung perusahaan untuk karyawan adalah sebanyak 5 anggota keluarga (suami,istir dan 3 orang anak), jika ada anak ke 4 tetap anak tersebut akan memiliki kepesertaan BPJS mandiri.

#B. BPJS Memberlakukan denda jika telat Bayar

Iuran BPJS harus dibayar setiap bulan dan tidak boleh telat, pembayaran biasanya berakhir sampati tanggal 10 bulan yang bersangkutan, disarankan untuk melakukan pembayaran iuran BPJS pada awal-awal bulan karena di akhir deadline yaitu tanggal 8, 9 atau 10, biasanya antrian pembayaran akan penuh sehingga terkadang terjadi loading time yang cukup lama dan akhirnya pembayaran akan tertunda.

Jika pembayaran dianggap melebihi jatuh tempo (di atas tanggal 10 bulan yang bersangkutan) maka peserta akan terkena denda, dan jika dalam 3 bulan tunggakan masih belum dibayar keanggotaan BPJS akan dinonaktifkan, sehingga kartu bpjs anda tidak akan bisa digunakan. anda baru bisa mengaktifkan kembali setelah anda membayar iuran beserta dendanya.

Berikut besarnya denda yang harus dibayar oleh peserta BPJS yang terlambat membayar iuran BPJS:

a. Untuk Peserta BPJS PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah)

Untk peserta bukan penerima upah atau disebut juga peserta mandiri atau individu, besarnya perhitungan denda keterlambatan adalah sebesar 2% dari total iuran BPJS yang belum dibayar dalam jangka waktu 6 bulan, jika dalam jangka waktu 6 bulan masih belum dibayar kepesertaan BPJS akan dinonaktifkan.

Misal, jika anda terlambat 3 bulan dan setiap bulan besarnya iuran bpjs anda adalah 50.000 maka denda yang harus dibayar adalah 2% x(3x50.000)=30.000, iuran BPJS yang harus dibayarkan adalah 150.000 + denda sebesar 30.000 jadi total yang harus dibayar oleh anda setelah ditambah denda adalah 180.000.

b. Denda Keterlambatan untuk Peserta BPJS PPU (Peserta Penerima Upah)

Untuk peserta penerima upah yang ditanggung oleh perusahaan perhitungan denda yang harus dibayar jika terlambat membayar iuran BPJS adalah sebesar 2% x total iuran yang belum dibayar dalam waktu 3 bulan. jika dalam waktu 3 bulan iuran masih belum di bayar kepesertaan BPJS akan di nonaktifkan.

#C. Aturan Baru tentang denda (denda akan dihapus)

Akan ada aturan baru tentang denda dan kepsertaan BPJS yang akan diberlakukan per tanggal 1 juli 2016 sebagai berikut:

a. Kepesertaan BPJS akan dinonaktifkan untuk sementara jika peserta menunggak iuran lebih dari 1 bulan

Penonaktifkan kepesertaan BPJS secara otomatis peserta tidak akan bisa menggunakan BPJS untuk berobat sampai dia membayar tunggakan.

b. Ketentuan Denda keterlambatan akan di hapus.

Ini tentu sebuah kabar baik, tapi meskipun tidak akan dikenakan denda, peserta BPJS yang menunggak lebih dari satu bulan kartu akan dinonaktifkan untuk sementara sehingga tidak dapat digunakan untuk berobat dengan BPJS.

c. Denda Akan dihapus dan hanya berlaku untuk peserta BPJS yang dirawat inap

Denda BPJS akan mulai diberlakukan untuk peserta bpjs yang dirawat inap yang menunggak membayar iuran bpjs selama 45 hari.

Besarnya denda yang akan dibebankan sebesar 2,5% x total biaya rawat inap yang ditanggung bpjs x jumlah total tunggakan. dengan ketentuan:

  • Total Denda maksimal 30.000.000, (tiga puluh juta rupiah), jika setelah dihitung denda melebihi 30.000.000, maka denda yang akan diambil tetap 30.000.000.
  • Jumlah bulan yang akan terkena denda maksimal 12 bulan, artinya jika peserta menunggak lebih dari 12 bulan misal 13 bulan, maka tetap jumlah tunggakan yang akan terkena denda sebesar 12 bulan saja. sisanya tidak akan kena denda, tapi sisa tunggakan tetap harus dibayar.

#D. Cara Terbaru Bayar Iuran BPJS

UPDATE:

Pembayaran iuran terbaru yang diberlakukan saat ini adalah 1 virtual account untuk 1 keluarga, jadi tagihan akan muncul untuk akumulasi seluruh anggota keluarga sekaligus. transaksi pembayaran cukup hanya dilakukan 1 kali menggunakan salah satu virtual account anggota keluarga.



Untuk memfasilitasi setiap peserta melakukan pembayaran BPJS awalnya BPJS bekerja sama dengan Bank yaitu BRI, BNI dan Mandiri, namun untuk lebih meminimalisir antrian dan juga untuk lebih mempermudah pembayaran iuran BPJS bpjs saat ini sudah bekerja sama dengan instansi lainnya, sehingga pembayaran BPJS tidak hanya dilakukan di bank semata.


Berikut beberapa pelayanan pembayaran BPJS yang bisa anda lakukan:

1. Melalui ATM Bank

BPJS sudah bekerja sama dengan 3 bank besar yakni bank BNI, BRI dan Mandiri, aplikasi layanan pembayaran BPJS sudah tersedia di ATM bank-bank tersebut. anda cukup membawa kartu ATM kemudian pilih menu pembayaran BPJS.

Secara detail langkah-langkah pembayaran iuran BPJS melalui ATM bank dapat anda baca di artikel berikut:
Cara bayar BPJS di ATM BNI, BRI dan Mandiri

2. Melalui Alfamart

Untuk memudahkan pembayaran Iuran bulanan BPJS saat ini BPJS sudah bekerjasama dengan alfamart dan juga indomart untuk melakukan transaksi pembayaran iuran BPJS.

Jika anda terkendala dengan ATM karena tidak punya rekening di bank, maka anda bisa memilih alternatif ini untuk membayar iuran BPJS bulanan anda.

Untuk melakukan pembayaran BPJS di alfamart atau indomart anda cukup membawa kartu peserta BPJS, dengan menggunakan kartu peserta BPJS, petugas alfamart akan mengetahui berapa tagihan yang harus anda bayar di bulan yang bersangkutan ditambah dengan biaya administrasi.

Setelah melakukan pembayaran anda akan diberi bukti transaksi yang harus anda simpan dengan baik sebagai bukti untuk antisifasi bila nanti dibutuhkan.

Cek pembayaran Iuran Anda

Untuk mengecik status pembayaran iuran anda bisa menggunakan fasilitas SMS Gateway BPJS dengan format SMS sebagai berikut:
TAGIHAN<spasi>NOMOR KARTU BPJS KESEHATAN
Contoh       : TAGIHAN 0001260979209
Kirim ke      : 087775500400 
Anda akan mendapatkan informasi mengenai status tagihan anda, bisa ada tagihan bisa juga tidak ada tagihan.

Jika ada tagihan:
Anda akan mendapatkan pesan Tagiha Rp.xxx denda Rp. xxx pembayaran maksimal tanggal dd/mm/yy melalui BNI:xxx atau BRI:xxx

Sedangkan jika tidak ada tagihan:
Anda akan mendapatkan pesan: Anda tidak memiliki tagihan iuran. terimakasih sudah melunasi iuran. iuran dapat dibayar setiap bulan paling lambat tanggal 10.

Pembayaran BPJS anda baru berhasil jika setelah di cek tidak ada tagihan.

3. Iuran BPJS Juga bisa di bayar di kantor Pos

Iuran BPJS selain bisa dibayar melalui ATM bank dan juga alfamart dan juga indomart kini iuran BPJS juga bisa dibayar melalui perantara kantor pos.

Namun hanya di beberapa tempat saja, dan saat ini masih dalam tahap ujicoba, belum menyebar di semua kota, tapi pada akhirnya pembayaran iuran bpjs akan bisa dilakukan di kantor pos, tinggal menunggu waktu hingga semua kantor pos yang ada diseluruh indonesia menyajikan layanan pembayaran iuran bpjs yang bisa anda gunakan.

Untuk membayar BPJS melalui kantorpos prosedurnya hampir sama ketika membayar iuran BPJS melalui alfamart dan indomart, anda harus membawa kartu peserta BPJS, dengan tambahan biaya administrasi sebesar 2.500 saja.



Itulah informasi seputar Iuran BPJS Kesehatan terbaru (besar iuran, denda dan cara bayar), informasi mengenai jumlah iuran yang harus dibayar untuk setiap jenis kepesertaan baik itu PBPU, PPU maupu PBI,  juga besarnya iuran untuk setiap golongan atau kelas 1, 2 maupun 3 beserta perhitungan denda yang harus dibayarkan.

8 Layanan BPJS Online yang bisa anda gunakan Gratis

Untuk meningkatkan layanan terhadap konsumen kini BPJS bukan hanya menyediakan layanan BPJS secara offline namun untuk tujuan lebih memudahakan setiap peserta BPJS dalam upaya untuk memperoleh informasi secara uptodate mudah dan cepat, BPJS menyediakan layanan khusus yaitu  BPJS Online yang bisa diakses di manapun dan kapanpun melalui jaringan internet.

BPJS Online merupakan sebuah situs resmi berupa halaman website yang bisa digunakan oleh siapapun warga negara indonesia dimanapun berada untuk memperoleh informasi secara mudah dan cepat, alamat situs resmi bpjs online saat ini  adalah http://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/

selain diatas, itu bukan alamat resmi bpjs online.

Untuk tujuan umum  BPJS online menyediakan berbagai informasi yang berkaitan dengan BPJS seperti misalnya  profil tentang BPJS, berita BPJS, informasi publik, layanan dan informasi lainnya yang sangat bermanfaat bagi siapapun.

BPJS Kesehatan Online dan layanan


Selain digunakan untuk menyajikan informasi umum, BPJS online ternyata menyediakan beberapa layanan online khusus yang dapat digunakan oleh peserta BPJS untuk berbagai keperluan, sehingga adanya BPJS online ini bisa menjadi alternatif untuk setiap peserta BPJS tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS setempat.

Dengan tersedia BPJS Online setiap perserta yang memerlukan informasi tambahan tentang BPJS tidak perlu datang ke kantor bpjs setempat, cukup membuka situs resmi bpjs secara online dan anda akan mendapatkan informasi yang anda butuhkan sehingga bisa menghemat biaya waktu dan tenaga.

Layanan BPJS Online yang bisa anda gunakan Gratis


Disini saya akan uraikan beberapa layanan BPJS online yang bisa anda gunakan secara gratis, berikut beberapa layanan bpjs online yang bisa anda gunakan:

#1.  Pendaftaran Secara Online

Sebelumnya pendaftaran BPJS online hanya bisa dilakukan secara offline di kantor-kantor BPJS setempat, namun saat ini sudah tersedia layanan pendaftaran BPJS secara online.

Kelebihan pendaftaran Online jika dibandingkan dengan offline adalah, pendaftaran online lebih cepat sedangkan pendaftaran offline harus antri dan bisa seharian menunggu giliran untuk dilayani.

Untuk melakukan pendaftaran BPJS secara online syaratnya adalah anda memiliki kk, email dan no hp yang masih aktif, secara garis besar langkah-langkahnya sebagai berikut:

a. Siapkan berkas (NPWP, KTP anggota keluarga, dan KK atau kartu keluarga yang sudah di scan), semua anggota keluarga yang tercantum di KK, yang belum menjadi peserta harus didaftarkan.

a. Buka situs pendaftaran bpjs online

c. Silakan lakukan pendaftaran di sana dengan mengikuti petunjuk yang tersedia.

d. Di akhir pendaftaran anda akan memperoleh informasi virtual account ke email anda, silahkan anda print.

e. Melakukan pembayaran di bank yang ditunjuk BPJS (BNI, BRI dan Mandiri), simpan bukti pembayaran

f. Silahkan anda menuju kantor BPJS setempat untuk print kartu BPJS, tanpa harus mengantri, ingat bawa bukti pembayaran untuk antisifasi jika diminta.

#2. Pendaftaran Faskes Secara Online

Bagi anda yang kebetulan memiliki fasilitas kesehatan seperti puskesmas, poliklinik atau praktek dokter, anda bisa bergabung menjadi faskes BPJS di kota anda dengan cara melakukan pendaftaran secara online.

Untuk melakukan pendaftaran Faskes anda bisa menggunakan url dibawah ini:
http://hfis.bpjs-kesehatan.go.id/hfis

Pendaftaran faskes akan melalui masa review dan anda bisa melihat perkembangannya secara uptodate di situs BPJS Online secara langsung, jika fasilitas kesehatan yang anda kelola dianggap memadai maka kemungkinan pendaftaran anda akan diterima.

#3. informasi Fasilitas Kesehatan (Faskes Tk1) di indonesia

BPJS Online juga menyajikan informasi data fasilitas kesehatan diseluruh indonesia, data ini sangat dibutuhkan untuk anda yang kebetulan ingin mengatahui data faskes di kota anda atau ingin pindah faskes.

Anda bisa memilih faskes yang terdekat dengan tempat tinggal anda.

untuk melihat data faskes anda bisa gunakan link ini

info faskes tingkat 1 bpjs


#4. Layanan Pendaftaran Badan Usaha

Bagi anda pemilik perusahaan yang kebetulan belum mendaftar BPJS perusahaan, anda bisa langsung mendaftarkan perusahaan anda secara online di BPJS Online. adapaun syarat dan ketentuan bisa anda lihat di halaman pendaftaran yang bersangkutan.

Untuk mendaftarkan perusahaan anda, bisa melalui link berikut (https://new-edabu.bpjs-kesehatan.go.id/registrasibadanusaha/)

#5. Cek  Info Peserta dan Jumlah Tagihan Iuran

BPJS Online juga menyediakan layanan khusus berupa SMS gateway yang dapat digunakan untuk mengetahui cek data peserta dan juga cek tagihan iuran melalui pesan SMS singkat yang dikirm ke no pusat layanan BPJS

Untuk mengakses informasi mengenai data pribadi peserta dan fasilitas kesehatan terdaftar dapat dilakukan berdasarkan Nomor Induk Kepegawaian (NIK), Nomor Kartu BPJS Kesehatan (NOKA), atau Nomor Induk Pegawai (NIP) melalui pengiriman pesan dengan format

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari situs resmi bpjs online tentang pembayaran iuran, format untuk memperoleh informasi melalui sms gateway BPJS Online adalah sebagai berikut:

a. Mendapatkan Informasi biodata keanggotaan
Format SMS yang dapat digunakan untuk cek keanggotaan BPJS adalah sebagai berikut:

Format 1:
NIK<spasi>NOMOR INDUK KEPENDUDUKAN
Contoh       : NIK 357303030987
Kirim ke      : 087775500400

Format 2:
NOKA<spasi>NOMOR KARTU BPJS KESEHATAN
Contoh       : NOKA 0001260979209
Kirim ke      : 087775500400

Format 3:
NIP<spasi>NOMOR INDUK PEGAWAI
Contoh       : NIP 1962061119880001009
Kirim ke      : 087775500400
 b. Mengecek jumlah tagihan
Sedangkan format SMS BPJS Online untuk mengecek jumlah tagihan iuran yang harus dibayar adalah
TAGIHAN<spasi>NOMOR KARTU BPJS KESEHATAN
Contoh       : TAGIHAN 0001260979209
Kirim ke      : 087775500400 

Untuk menegetahui format penulisan pesan pada layanan SMS Gateway BPJS Kesehatan, cukup dengan mengetik HELP lalu dikirim ke nomor 08777-5500-400


#6. Cek Status Kepesetaan (Aktif/Tidak)

Untuk Cek aktif tidaknya kepesertaan anda bisa gunakan fasilitas SMS Gateway dengan format sebagai berikut:

NIK<spasi>NOMOR INDUK KEPENDUDUKAN
Contoh       : NIK 357303030987
Kirim ke      : 087775500400

Atau menggunakan layanan situs BPJS online dengan mengunjungi halaman pendaftaran, kemudian memasukan no KK pada kotak no KK, maka akan ditampilkan anggota keluarga yang sudah aktif menjadi peserta BPJS

#7. Pindah Faskes atau Ganti Faskes Belum bisa dilayani secara Online

Untuk urusan pindah faskes 1 atau ganti fasilitas kesehatan tingkat pertama, masih belum bisa dilayani secara online, untuk anda yang memiliki niat ingin mengganti faskes, maka harus datang langsung ke kantor BPJS setempat.

Gant Faskes baru bisa dilakukan setelah usia kepesertaan BPJS anda 3 bulan atau lebih.

#8. Berita Seputar BPJS lengkap

BPJS Online menyediakan informasi-informasi apapun yang sangat berguna bagi peserta dan bagi warga negara indonesia umumnya, yang sangat bermanfaat yang berkaitan dengan BPJS dan kepesertaan BPJS.

Itulah 8 Layanan BPJS Online yang bisa anda gunakan secara gratis untuk memperoleh informasi dan bertransaksi dengan pihak BPJS secara mudah dan cepat.

Alasan Kenapa Harus ngeblog di masa muda

Blog saat ini mulai dikenal secara luas alasanya karena saat ini akses internet sudah sangat mudah sekali untuk kita gunakan hanya dengan bermodalkan hp android internet sudah bisa kita nikmati, tidak seperti dulu akses internet begitu sulit, lambat dan mahal kini tidak sehingga kesempatan ini bisa dimanfaatkan oleh berbagai kalangan terutama untuk anak muda agar bisa menggunakan internet secara baik dan maksimal.

Salah satu media internet yang sangat bermanfaat adalah blog, mungkin banyak orang mengenal blog hanya untuk menulis atau blog hanya untuk berbagi foto, atau blog hanya untuk memfasilitasi kita agar memiliki halaman web dengan sangat mudah, namun jika anda tau dibalik potensi sebuah blog ada potensi yang tersimpan yang dapat kita gali dan kita manfaatkan sebaik mungkin.


Manfaat dan Potensi blog untuk Anak Muda

Seperti yang dijelaskan di blog strukturkode.blogspot.com, yang menyatakan bahwa jika semua generasi muda tau potensi yang terdapat didalam sebuah blog, kemungkinan besar akan banyak anak mudah yang berbondong-bondong untuk menjadi seorang blogger, namun sayangnya mereka kebanyakan tau blog hanya sebatas sebagai media untuk menuangkan tulisan tidak lebih, padahal untuk saat ini blog bukan hanya sekedar bisa digunakan untuk menuangkan tulisan saja ada banyak sekali potensi terpendam yang bisa diungkap dari sebuah blog yang sangat bermanfaat baik dari segi ilmu maupun dari segi materi.

Disebutkan juga di salah satu artikel strukturkode.blogspot.com mengenai potensi blog untuk generasi muda, menyatakan bahwa jika anda tau anda bisa mengungkap rahasia potensi yang terdapat didalam sebuah blog, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

#1. Blog bisa mebuat anda menjadi penulis terkenal.

Blog memang digunakan untuk menuangkan tulisan, jika dulu kita mengenalnya dengan buku diary sekarang mungkin anda bisa menggunakan blog sebagai media untuk menuangkan tulisan, kelebihan menggunakan blog jika dibandingkan dengan buku diary adalah, tulisan yang anda tuangkan di dalam sebuah blog memiliki kesempatan untuk dibaca orang di seluruh dunia dan memiliki kesempatan untuk lebih cepat populer. sehingga saat ini tidak sedikit orang yang gemar menulis menuangkan tulisan mereka di blog pribadi miliknya.

#2. Blog bisa menjadi ladang mencari uang

Ini memang sulit untuk dipercaya tapi memang benar apa adanya, untuk saat ini kepopuleran blog sudah menjadikan blog sebagai media online yang bisa digunakan untuk menambah penghasilan, blog bisa semacam media pertelevisian semakin terkenal sebuah blog dan semkin banyak pengunjung yang dimiliki oleh sebuah blog maka blog tersebut akan lebih mudah untuk menghasilkan uang.

Ada banyak sekali media periklanan saat ini yang bisa digunakan oleh pemilik blog untuk ikut menjadi partner periklanan atau menjadi publisher iklan, ada juga para advertiser yang sengaja mencari blog-blog yang terkenal untuk memasang iklan pada blog tersebut, anda akan mendapatkan komisi jika iklan sampai kepada khalayak.

itu hanya sebagian kecil fungsi dari blog, kenyataannya saat ini sudah banyak sekali teknik monetisasi atau teknik untuk memanfaatkan blog agar bisa menghasilkan uang, dan sudah terbukti banyak orang kaya muda dari belahan dunia yang berhasil memenfaatkan blog untuk meraup keuntungan ratusan sampai miliaran rupiah dari blog.

#3. Blog Untuk mendokumentasikan ilmu

Satu lagi potensi sebuah blog yang bisa kita manfaatkan adalah blog bisa kita gunakan untuk mendokumentasikan ilmu, jika anda pelajar atau siapapun anda yang kebetulan memiliki ilmu pengetahuan tertentu agar tidak gampang lupa anda bisa menuangkan apa yang anda pelajari di dalam sebuah blog berupa tulisan-tulisan, jika suatu saat anda lupa anda bisa membacanya kembali, selain bermanfaat untuk anda jika didutlis di dalam sebuah blog maka akan bermanfaat juga untuk orang lain yang kebetulan mencari informasi yang anda sajikan, dan memang terbukti jika kita tulis apa yang kita pelajari itu ternyata bisa memperpanjang ingatan sehingga tidak mudah lupa.


Itulah beberapa Alasan Kenapa Harus ngeblog di masa muda, semoga dengan adanya artikel ini membuka wawasan anda dan menambah informasi anda tentang manfaat sebuah blog sehingga anda tertarik untuk terjun ke dunia blog se dini mungkin.