#2 Cara Menonaktifkan (Berhenti) dari BPJS Kesehatan

Ada beberapa kasus yang sering saya temukan yaitu peserta BPJS kesehatan yang ingin menonaktifkan kepesertaan BPJS atas namanya, setelah diamati kondisi yang sering membuat si peserta BPJS kesehatan memutuskan ingin keluar dari kepesertaan BPJS kesehatan adalah karena banyak dari mereka merasa terbebani harus membayar iuran BPJS setiap bulan, bahkan beberapa kasus disebabkan karena mereka merasa dirugikan tidak mendapatkan pelayanan BPJS yang memuaskan, sehingga meraka kecewa dan pada akhirnya memiliki keinginan ingin berhenti jadi peserta BPJS kesehatan.

Beberapa tindakan tanpa dasar yang sering dilakukan oleh peserta BPJS dengan tujuan agar mereka dikeluarkan dari kepesertaan BPJS kesehatan diantaranya adalah  menghentikan pembayaran iuran bulanan dengan sengaja hingga mereka menunggak sampai bertahun-tahun.

bagaimana cara berhenti dari bpjs kesehatan


Menghentikan pembayaran iuran BPJS Tidak akan membuat Anda dikeluarkan

Perlu diketahui oleh setiap peserta BPJS bahwa dengan tidak membayarkan iuran bulanan BPJS tidak akan membuat peserta yang bersangkutan dikeluarkan atau diberhentikan dari kepesertaan BPJS kesehatan sehingga membuat kepsertaannya ditutup, menunggak hanya akan menonaktifkan kepesertaan BPJS untuk sementara.

Sesuai dengan Perpres 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 secara tidak langsung menyatakan bahwa penghentian pembayaran iuran baik disengaja maupun tidak hingga menunggak minimal 1 bulan hanya akan membuat kartu si peserta dinonaktifkan sementara alias diblokir sementara, sehingga kartu tidak akan bisa digunakan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dari BPJS Kesehatan.

Ini Cara Keluar dari BPJS Kesehatan

Ada yang menyebutkan bahwa berhenti dari bpjs kesehatan adalah sesuatu yang mustahil, padahal sebenarnya  berhenti atau keluar dari kepesertaan BPJS Kesehatan bisa saja terjadi tapi khusus untuk peserta dengan situasi dan kondisi tertentu saja.

Berikut adalah 2 cara yang untuk menonaktifkan kepesertaan BPJS kesehatan selamanya

Cara #1 - Peserta Harus Sudah Meninggal dunia

Cara pertama untuk berhenti dari kepesertaan BPJS Kesehatan adalah peserta harus sudah meninggal dunia. agar peserta meninggal dunia bisa berhenti dari BPJS kesehatan maka anggota keluarga dari peserta harus melapor ke pihak BPJS agar kepesertaan BPJS untuk peserta meninggal dunia di tutup atau dinoaktifkan selamanya.

Jika si keluarga peserta meninggal dunia tidak melapor ke pihak BPJS maka iuran bulanan untuk peserta yang bersangkutan harus tetap dibayarkan, oleh karena itu bagi Peserta BPJS yang anggota keluarganya meninggal dunia harus segera melapor ke pihak BPJS dengan membawa syarat-syarat tertentu agar kepesertaan BPJS untuk peserta yang meninggal tersebut dinonaktifkan selamanya alias diberhentikan.

Silahkan Baca: Prosedur Cara menonaktifkan Peserta BPJS karena meninggal dunia

Cara #2 - Peserta Keluar dari kewarganegaraan indonesia

Cara ke 2 untuk keluar dari kepesertaan BPJS adalah, menjadi warga negara asing dan tidak tinggal di indonesia.

Sesuai dengan Pasal 14 UU BPJS menyatakan bahwa setiap warga negara indonesia, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia, wajib menjadi Peserta program Jaminan Sosial (BPJS).

Jika peserta Keluar dari kewarganegaraan indonesia dan sudah tidak tinggal diiindonesia maka peserta tidak diwajibkan lagi menjadi peserta BPJS.


Kesimpulannya adalah, Menonaktifkan kepesertaan BPJS atau berhenti dari kepsertaan BPJS itu sangat mungkin terjadi tapi hanya untuk kasus peserta yang meninggal dunia atau peserta yang pindah kewarganegaraan dan tidak tinggal lagi diinsonesia.

Selama peserta Masih dalam keadaan hidup, dia akan selamanya menjadi peserta BPJS tidak bisa berhenti atau keluar dari BPJS, dan kewajiban yang harus dilakukan oleh peserta adalah membayar iuran BPJS setiap bulan.

Jika peserta merasa keberatan atau merasa tidak mampu membayar iuran BPJS bulanan maka peserta bisa memilih untuk menjadi peserta BPJS PBI (Peserta Bantuan Iuran) sehingga peserta tidak harus membayar iuran bulanan sendiri karena iuran bulanan untuk peserta akan dibayarkan oleh pemerintah.

BPJS sebenarnys sulisi dari pemerintah untuk menjamin kesehatan warga negara dengan cara sistem subsidi silang, yaitu yang sehat membantu yang sakit, selama sesuai prosedur maka baiaya akan ditanggung oleh BPJS kesehatan.
loading...

2 comments:

  1. maaf mau tanya, kalau mau berhenti bagaimana yah? slnya sy sdh tdk tinggal di indonesia, sudah cukup lama kurang lebih 6bln, tp bingung mau berhenti, karena dgr kabar kl sdh jd anggota tdk bs keluar lagi... trima kasih sblmnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. sayang sekali kepesertaan BPJS ibu tidak bisa dinonaktifkan selama masih Warga Negara Indonesia dan terdaftar di KK. Peraturan dan UU terkait JKN BPJS Kesehatan mewajibkan seluruh warga Indonesia menjadi peserta, dan tidak bisa menarik diri dari kepesertaan meskipun berada di luar negeri.

      Kalau ibunya ibu adalah WNA, ibu bisa laporkan ke kantor BPJS Kesehatan untuk menonaktifkan kepesertaannya

      Delete

Anda punya pertanyaan seputar BPJS, silahkan ajukan pertanyaan anda di kotak komentar, barangkali saya bisa membantu!. Komentar Anda akan Muncul Setelah disetujui!