Yang harus dipersiapkan sebelum Pencairan JHT Jamsostek BPJS

Yang harus dipersiapkan sebelum Pencairan JHT Jamsostek BPJS - JHT adalah jaminan hari tua yang merupakan salah satu program yang terdapat di dalam jamsostek atau bpjs ketenegakarjaan, untuk mencairkan JHT diperlukan beberapa persyaratan, ada 2 cara klaim dana JHT jamsostek bisa dilakukan secara online ataupun secara offline, jika dilakukan secara online, bisa melalui aplikasi e-klaim yang belum lama louncing,(baca: pencairan melalui e-klaim terbukti lebih mudah), tapi berkas persyaratan harus discan terlebih dahulu untuk diupload, jika dilakukan secara offline peserta bisa datang langsung ke kantor BPJS ketenagakerjaan (BPJS TK) dimanapun berada dengan membawa berkas persyaratan lengkap yang telah ditentukan.

Yang harus dipersiapkan sebelum Pencairan JHT Jamsostek BPJS

Pencairan JHT Jamsostek/BPJS biasanya tidak akan selesai dalam 1 hari, bisa disebabkan karena lonjakan antrian yang sangat banyak, biasanya langkah pertama adalah memeriksa kelengkapan berkas dan validasi dari pihak BPJS, jika berkas sudah dipastikan lengkap maka peserta biasanya akan diminta untuk datang di hari-hari yang telah di jadwalkan, namun ada juga yang langsung diproses pada waktu itu jika memang persyaratan sudah lengkap dan memenuhi ketentuan.

Ada banyak sekali peserta yang mengalami ke gagalan ketika melakukan pencairan, penyebabnya beraneka ragam, ada yang berkasnya kurang lengkap ada juga yang data berkasnya tidak memimiliki ke sesuaian dengan berkas lainnya, sehingga mereka terpaksa harus rela bulak-balik untuk melengkapi atau memperbaiki berkas persyaratan yang belum memenuhi ketentuan.

Sebenarnya pencairan BPJS itu sangat mudah jika kita hati-hati dan teliti mempersiapkan berkas persyaratan dengan baik, karena yang mengalami kesulitan adalah dia yang kurang teliti dalam mempersiapkan berkas persyaratan, ada yang berkasnya sudah lengkap namun datanya salah ini juga kerap menjadi penyebab ditolaknya klaim,

Yang harus dipersiapkan sebelum Pencairan JHT Jamsostek/ BPJSTK


Klaim memang bisa dilakukan secara online, namun tetap proses pencairan harus datang langsung ke kantor bpjs ketenagakerjaan setempat. Berikut adalah hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum melakukan proses pencairan JHT Jamsostek/BPJS:

1. Sarapan
Jangan lupa sarapan, karena pada umumnya proses pencairan sangat lama karena harus melalui proses antrian yang bukan sedikit.

2. Datang se pagi mungkin
Datang se pagi mungkin untuk mendapatkan nomor antrian paling awal,  memang kantor BPJS beroperasi dari jam 8 pagi, namun di beberapa kantor BPJS karena banyaknya peserta yang melakukan proses pencairan biasanya nomor antrian sudah dapat diperoleh di pagi buta. bahkan beberapa kantor BPJs memberlakukan quota antrian, jika jumlah quaota untuk hari itu sudah terpenuhi nomor antrian akan ditutup, artinya jika hari itu anda tidak memperoleh nomor antrian maka harus datang lagi di hari-hari berikutnya.

3. Membawa alat tulis (ATK) dan Materai 6.000
Jangan lupa bawa alat tulis sendiri, meskipun di kantor BPJS sudah tersedia alat tulis, namun alat tulis yang disediakan tidak sebanding dengan jumlah peserta yang datang, dengan membawa alat tulis sendiri anda akan lebih mudah mengisi formulir persyaratan tanpa harus menunggu giliran. jangan lupa bawa juga materai 6.000, agar anda tidak harus tidak lagi direpotkan hanya untuk mencari materai dan alat tulis.

4. Periksa kelengkapan berkas perysaratan
Kelengkapan berkas persyaratan harus dipastikan lengkap dan datanya sesuai dan benar, dua hal tersebut benar-benar harus diperhatikan, karena meskipun lengkap tapi data yang tercantum di berkas persyaratan tidak memiliki kesesuaian maka ini bisa menyebabkan penolakan berkas persyaratan.

sesuai dengan yang sudah di jelaskan pada panduan pencairan JHT 100%, berkas persyaratan yang harus di bawa adalah sebagai berikut:


  1. Fotocopy dan asli Kartu BPJSTK/Jamsostek
  2. Fotocopy dan asli KTP
  3. Fotocopy dan asli Kartu Keluarga (KK)
  4. Fotocopy dan asli Paklaring, Fotocopy di legalisir oleh perusahaan
  5. Fotocopy dan asli Izajah Terakhir (sebagai berkas pembanding kesesuaian biodata)
  6. Fotocopy dan asli Akta kelahiran (sebagai berkas pembanding kesesuaian biodata)
  7. Fotocopy dan asli buku rekening bank milik peserta (hampir untuk semua bank kecuali BJB, karena info terakhir belum bekerjasama dengan BPJS TK, jika ingin cepat menggunakan rekening BNI)
  8. Fotocopy dan asli Surat keterangan domisili dari RT/RW setempat jika pencairan dilakukan di kantor BPJS tidak sesuai dengan KTP.


Jika ada biodata yang tidak sesuai satu sama lain maka harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum datang ke kantor BPJS ketenagakerjaan, karena pasti akan ditolak dan anda akan diminta untuk memperbaikinya.

Ketentuan berkas persyaratan:

  • Data KTP tidak sesuai dengan KK, maka salah satu harus diperbaiki di disdukcapil. Bahkan RT/RW yang di KTP dan di KK harus sesuai, jika tidak maka harus minta surat keterangan pindah RT/RW dari kelurahan setempat.
  • Alamat tempat tinggal antara KTP dan KK harus sesuai, jika tidak silahkan minta surat keterangan pindah domisili dari dinas kependududkan dan catatan sipil terlebih dahulu.
  • Tanggal keluar paklaring harus sama dengan tanggal keluar yang tercatat di data center bpjs yang dilaporkan perusahaan, jika ada perbedaan sedikit saja, maka paklaring harus dibuat ulang.
  • Pencairan bisa dilakukan di kantor bpjs tk dimanapun, jika kantor bpjs yang dipilih tidak sesuai KTP, maka berkas persyaratan harus dilengkapi dengan surat keterangan domisili dan RT/RW setempat.



Dengan persiapan yang matang dan memperhatikan hal-hal kecil persyaratan secara teliti dan apik, pencairan akan lebih cepat dan tidak akan mengenal kata sulit, yang mengalami kesulitan karena kurangnya memperhatikan kelengkapan berkas persyaratan dengan baik, sehingga mereka dengan terpaksa harus rela bulak-balik ke kantor bpjs untuk melengkapi atau memperbaiki persyaratan yang telah ditentukan.

Demikian artikel mengenai hal-hal Yang harus dipersiapkan sebelum Pencairan JHT Jamsostek BPJS, semoga membantu.

loading...

5 comments:

  1. Kenapa setiap kali saya mencairkan dana jamsostek via ONLINE selalu gagal dalam proses memasukan foto/updeat foto?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Periksa kembali ukuran file foto kemungkinan terlalu besar

      Delete
  2. Jika E-ktp blm selesai ada alternatif lain gak ya selain E-ktp

    ReplyDelete
  3. Kartu Jamsostek saya masih status aktif, namun saya sdh berhenti berkerja. Perusahaan saya tmpat saya berkerja belum melakukan close kartu saya. Saya sudah melakukan permohonan di HRD tmpat saya berkerja, namun jawabax harus ke kantor pusat yg melakukan close. Sedangkan saya domisili di kaltim. Dan kartu saya terdaftar di jamsostek cab jakarta. Mohon bantuannya, apakah saya hanya bisa menunggu sampai perusahaan saya melakukan close. Atau ada solusi lainnya. Saya sudah berhenti kerja selama 6 bulan. Tri.s

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini bukan kasus satu-satunya mas, seharusnya jika karyawan keluar kartu dalam waktu dekat seharusnya akan dinonaktifkan oleh perusahaan karena perusahaan akan terus menanggung beban biaya iuran untuk karyawan keluar tersebut jika tidak ditutup.

      Permasalahan yang sering terjadi kenapa kepesertaan masih aktif pada umumnya adalah perusahaan memiliki tunggakan kepada bpjs yang belum dilunasi.

      Informasi yang saya dapatkan untuk perusahaan bermasalah pihak bpjs akan terus melakukan pendekatan persuasif dengan perusahaan sampai perusahaan melunasinya, sayangnya belum ada solusi kecuali peserta menunggu sampai kartu benar-benar nonaktif, selalu berkoordinasi dengan perusahaan mas. atau mas bisa mengajukan keluhan secara detail di situs: lapor.go.id semoga membantu, dan cepat selesai permasalahnya

      Delete

Anda punya pertanyaan seputar BPJS, silahkan ajukan pertanyaan anda di kotak komentar, barangkali saya bisa membantu!. Komentar Anda akan Muncul Setelah disetujui!