Kenapa Iuran BPJS Kesehatan Tidak sesuai (Penjelasan dan Solusinya !)

Ada banyak sekali kasus yang belakangan ini muncul terkait informasi tagihan iuran bulanan BPJS kesehatan, terutama setelah mulai diberlakukannya sistem pembayaran VA keluarga, dari banyaknya komentar yang saya terima dari para pembaca blog ini permasalahan yang sering saya terima adalah mengenai tagihan iuran bulanan bpjs kesehatan tidak sesuai.

Beberapa kasus ada yang tagihannya tiba-tiba membengkak, ada juga yang tigihannya lebih kecil dari pembayaran biasanya. bahkan ada juga tagihan hanya muncul untuk sebagian keluarga sementara keluarga lainnya iurannya tidak bisa dibayarkan karena sistem tidak bisa menerima dan nomor dinyatakan tidak dikenal. sementara yang lainnya iuran bulanan ditagihkan untuk semua anggota keluarga yang terdapat Kartu Keluarga (KK) padahal ada yang belum menjadi peserta BPJS kesehatan dan permasalahan serupa lainnya.

iuran bpjs tidak sesuai


Ada banyak spekulasi dari peserta BPJS terkait permasalahan tersebut, ada yang menganggapnya kesalahan sistem ada juga yang menganggapnya adanya kenaikan iuran bulanan yang tidak mereka ketahui informasinya dan lain sebagainya, oleh karena itu untuk memberikan petunjuk dan penjelasan terhadap permasalahan di atas di artikel kali ini saya akan coba jelaskan dan uraikan bagaimana solusi terhadap permasalahan tersebut, sehingga siapapun anda yang  kebetulan sedang mengalam permasalahan seperti kasus di atas tau apa yang harus anda lakukan.

Penjelasan Tagihan Iuran BPJS Kesehatan Tidak sesuai !

Berikut beberapa kasus yang sering dialami oleh peserta BPJS terkait tagihan iuran bulanan BPJS kesehatan tidak sesuai sebagaimana mestinya:

1. Tagihan iuran bulanan lebih kecil dari yang seharusnya dibayar

Kasus pertama yang pernah dialami oleh beberapa peserta BPJS adalah tagihan iuran bulanan tiba-tiba lebih kecil dari yang biasanya di bayar, kasus ini memang bisa saja terjadi pada akun bpjs keluarga anda, apalagi sekarang sistem pemayaran bpjs menggunakan VA keluarga, artinya 1 kali pembayaran dengan jumlah nominal untuk seluruh anggota keluarga, jika ditemukan kasus tagihan lebih kecil dari yang seharusnya, maka solusinya adalah sebagai berikut:

a. Bayarkan saja iuran pada bulan itu sesuai dengan tagihan yang diminta, ini untuk menghindari ada klaim sepihak dari BPJS bahwa anda menunggak jika tidak dibayarkan.

b. Catat berapa kurang bayar, dan simpan baik-baik nota bukti pembayaran

b. Lihat di bulan berikutnya apakah pembayaran naik atau tetap, jika tagihan naik berarti kemungkinan besar kurang bayar di bulan sebelumnya ditagihkan pada bulan tersebut. silahkan jumlahkan apakah jumlah tagihan sudah termasuk kurang bayar di bulan sebelumnya.

d. Jika di bulan berikutnya tagihan masih tetap lebih kecil, maka solusinya anda harus lapor ke kantor BPJS setempat: bawa persyaratan berikut:
  • Bukti nota pembayaran 3 bulan terakhir
  • Kartu keluarga
  • Kartu peserta BPJS
Silahkan ceritakan kronologisnya dengan jelas, kasus di atas bisa saja terjadi karena kesalahan sistem perhitungan bpjs yang saat ini sering terjadi.

2. Iuran Lebih besar dan Nilainya sama dengan tagihan untuk 2 bulan

Kasus berikutnya yang sering terjadi adalah Adanya tagihan lebih besar dari pada seharunya dan setelah dihitung ternyata tagihan untuk 2 bulan padahal peserta rutin membayar iuran bulanan setiap bulan dan tidak pernah terlambat.

Jika anda mengalami kasus seperti itu sedangkan anda rutin membayar iuran setiap bulan tidak pernah terlambat, maka langkah terbaik adalah langsung menuju kantor BPJS, jangan lupa bawa persyaratan berikut:

  • Bukti nota pembayaran 3 bulan terakhir (untuk referensi krosscek bahwa anda tidak punya tunggakan iuran)
  • Kartu keluarga (KK) wajib dibawa untuk antisifasi jika ditanya terkait keluarga peserta.
  • Kartu peserta BPJS

Kemudian silahkan laporkan kejanggalan yang anda temukan.

3. Kartu BPJS tiba-tiba tidak terdaftar/tidak dikenal padahal sebelumnya tidak?

Kasus berikutnya yang juga sering saya temui dari beberapa peserta BPJS adalah ketika peserta ingin melakukan pembayaran kartu dinyatakan tidak terdaftar dan nomor tidak dikenal, sehingga pembayaran tidak bisa dilakukan, padahal di bulan-bulan sebelumnya pembyaran normal bisa dilakukan.

Kasus seperti di atas penyebabnya yang pertama kemungkinan peserta dinyatakan memiliki kepesertaan ganda, beberapa kasus pernah ditemukan, peserta ternyata terdaftar sebagai peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI), sehingga secara sepihak untuk menghindari double data pihak BPJS menonaktifkan kepesertaan mandiri peserta tersebut akhirnya ketika iuran bpjs mandiri di bayarkan nomor dinyatakan tidak dikenal atau tidak terdaftar.

Untuk mengatasi masalah di atas anda sebaiknya segera lapor ke pihak bpjs dengan membawa persyaratan:
  • Bawa kartu BPJS anda
  • Kartu keluarga
  • Bawa juga bukti pembayaran terakhir agar anda bisa memastikan tidak memiliki tunggakan sebelumnya.

4. Iuran bulanan tiba-tiba membengkak dan ada rincian pembayaran denda rawat inap

Di artikel sebelumnya saya sudah uraikan panjang lebar penyebab-penyebab kenapa iuran bpjs kesehatan tiba-tiba membengkak, salah satu penyebabnya mungkin anda terkena denda rawat inap.

Perlu anda ketahui denda keterlambatan memang saat ini sudah dihapuskan, namun denda bisa dihitung ketika peserta BPJS kesehatan diketahui menjalani rawat inap setelah mengaktifkan kartu BPJS yang sebelumnya diblokir karena menunggak, rawat inap dilakukan sebelum 45 hari sejak kartu aktif kembali. jika demikian maka anda akan terkena denda rawat inap yang akan menjadi penambah tagihan iuran bulanan anda.

Oleh karena itu siapapun anda yang kebetulan memiliki tunggakan dan status kartu dalam keadaan nonaktif kemudian mengaktifkan kembali kartu tersebut, sebaiknya kartu jangan langsung digunakan untuk rawat inap sebelum 45 hari, karena jika tidak maka anda akan terkena denda rawat inap yang nominalnya 2,5% dari biaya rawat inap dikali jumlah tunggakan.

Jika anda memang menjalani rawat inap sebelum 45 hari sejak kartu aktif kembali, maka sebaiknya silahkan anda bayar tunggakan tersebut, namun jika anda mendapatkan tunggakan denda rawat inap sementara anda tidak pernah menjalani rawat inap maka sebaiknya anda segera lapor ke kantor BPJS setempat untuk melakukan klarifikasi.

5. Iuran sudah dibayarkan tapi tagihan masih muncul

Ada kalanya ditemukan juga kasus peserta sudah melunasi pembayaran bulan yang bersangkutan namun setelah dicek tagihan masih muncul seolah-olah pembayaran belum dilakukan?, kasus seperti ini kerap muncul ketika si peserta melakukan pembayaran di awal bulan bayar, misalnya tanggal 1 di awal bulan.

Sebiknya ditunggu saja sampai menjelang akhir bulan  karena penyebabnya bisa jadi dikarenakan data belum terbaca sistem sehingga laporan sistem peserta seolah-olah masih belum melakukan pembayaran. jika memang setelah berakhir akhir bulan tagihan masih belum ada perubahan seolah-olah premi belum di bayar maka bisa langsung datang ke kantor BPJS, jangan lupa bawa nota bukti pembayaran agar tidak diklaim belum melakukan pembayaran premi.

6. Kasus terkait permasalahan tagihan iuran bulanan lainnya.

Siapapun anda peserta BPJS yang mengalami kejanggalan tagihan premi atau iuran bulanan baik tagihan kurang atau tagihan lebih yang tidak sesuai dengan seharusnya BPJS padahal memang anda merasa tidak punya tunggakan dan tidak pernah melakukan keteledoran apapun maka solusi terbaik anda bisa menghubungi BPJS center atau datang langsung ke kantor BPJS

Jika ingin crosscek menggunakan layanan BPJS center anda bisa menghubungi nomor 1500400

Atau datang langsung ke kantor BPJS kesehatan terdekat, jangan lupa bawa persyaratan pendukung agar anda tidak diklaim melakukan kesalahan apapun misalnya:

  • Kartu BPJS
  • Nota bukti pembayaran iuran 3 bulan terakhir jangan sampai tidak di bawah
  • Kartu keluarga (KK)
Anda tinggal lapor dan ceritakan kronolgis permasalahan yang anda alami, ada kalanya kesalahan bisa dari pihak bpjs.

Demikian tentang segala hal yang berkaitan Kenapa Tagihan Iuran BPJS Kesehatan Tidak sesuai (Penjelasan dan Solusinya !), jika anda kebetulan punya permasalahan sejenis, silahkan isikan didalam komentar barangkali saya atau pengunjung memiliki solusinya, Semoga bermanfaat.

loading...

No comments:

Post a Comment

Anda punya pertanyaan seputar BPJS, silahkan ajukan pertanyaan anda di kotak komentar, barangkali saya bisa membantu!. Komentar Anda akan Muncul Setelah disetujui!