Ini Prosedur Pencairan Dana JHT Jamsostek jika kartu KPJ Hilang!

JHT adalah salah satu program dari BPJS TK atau jamsostek yang dananya bisa dicairkan, untuk mencairkan dana JHT ada beberapa pilihan, bisa 10% atau 30% dan 100%, untuk pencairan dana 10% atau 30 % status peserta harus dalam keadaan bekerja, dana 10% bisa dipilih untuk uang muka perumahan dan 30% untuk persiapan pensiun. sedangkan pencairan 100% baru bisa diambil jika peserta sudah tidak aktif bekerja dan statusnya tidak dalam keadaan bekerja.

Untuk pencairan 100% bpjs ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, salah satu syarat pencairan dana jht 100% adalah peserta harus melampirkan kartu bpjs tk asli.

Sebenarnya pencairan dana jht sangat mudah, yang penting syarat dan prosedurnya terpenuhi, ada banyak yang menganggap pencairan dipersulit dikarenakan terdapat syarat-syarat yang belum terpenuhi, sehingga upaya pencairan dana jht ditolak, sayangnya ketidaklengkapan syarat pencairan dana jht tersebut terkadang disebabkan oleh permasalahan perusahaan tempat dulu bekerja, seperti misalnya kepesertaan bpjs tk masih aktif dan perusahaan sudah tidak aktif.

kartu peserta jamsostek bpjstk hilang


Yang paling mengkhawatirkan dan sampai saat ini belum ada penyelesaian adalah ketika kepesertaan masih aktif padahal sudah tidak bekerja, biasanya permasalahan ini karena perusahaan tempat dulu bekerja memiliki tunggakan ke pihak bpjstk, selama perusahaan belum melunasi tunggakan, maka kepesertaan pekerja yang sudah keluarpun akan selamanya aktif dan jht tidak bisa dicairkan, tapi semoga saja kedepannya ada solusi terbaik.

Ada satu permasalahan yang sering sekali menjadi kendala peserta tidak bisa mencarikan dana jht jamsostek/bpjs tk, yaitu kartu jamsostek hilang atau kartu jamsostek tidak dicetak oleh perusahaan, tentu saja karena kartu jamsostek masuk ke salah atu persyaratan pencairan jika hilang, maka kemungkinan pencairan dana jht akan ditolak.

Tapi berdasarkan pengalaman, ada kabar baik meskipun kartu bpjs hilang dana jht masih bisa dicairkan namun peserta harus menempuh prosedur khusus.

Oleh karena itu di artikel kali ini saya akan uraikan bagaimana cara melakukan pencairan JHT jamsostek /bpjs tk jika kartu KPJ (Kartu peserta jamsostek) hilang, prosedur ini berlaku juga untuk anda yang kebetulan tidak memiliki kartu KPJ karena perusahaan tidak mencetak kartu tersebut untuk anda.

Prosedur Pencairan Dana JHT jika kartu KPJ Hilang!

Prosedur pencairan ini saya rangkum berdasarkan pengalaman peserta yang kebetulan berhasil melakukan proses pencairan padahal kartu bpjsnya (KPJ) hilang bahkan NO Kartu tidak diketahui sama sekali.

Jad untuk anda yang kebetulan berniat ingin mencairkan dana JHT jamsostek, namun terkendala karena kartu bpjs tk kartu KPJ anda hilang, bahkan anda tidak mengetahui no kartu bpjs tk anda, maka langkah-langkah untuk melakukan pencairan yang bisa anda tempuh adalah sebagai berikut:

1. Persiapkan berkas pencairan JHT 100 %
Untuk mengantisifasi permintaan kelengkapan berkas, sesuai dengan artikel tentang cara pencairan dana jht 100%, berkas yang harus anda siapkan meliputi:

  • Asli kartu BPJS TK  atau KPJ, jika hilang buat surat kehingan dan mengisi formulir duplikat kpj nanti akan diuraikan selengkapnya di bawah.
  • Fotocopy dan asli KTP
  • Fotocopy dan asli Kartu Keluarga (KK)
  • Fotocopy dan asli Paklaring
  • Fotocopy dan asli Izajah Terakhir, Ijazah biasanya digunakan untuk pembanding data persyaratan,jadi pastikan datanya sama dengan yang tercantum di persyaratan lainnya, seperti misalnya tanggal lahir dan nama (di beberapa kantor bpjs kadang tidak diminta, untuk antisifasi sebaiknya dibawah)
  • Fotocopy dan asli Akta kelahiran, Sama halnya dengan ijazah, akta kelahiran kadang diminta, akta kelahiran juga digunakan sebagai salah satu alat pembanding data, jadi harus dipastikan bahwa data yang tercantum di Akta kelahiran dan data yang tercantum di berkas lainnya sama.
  • Fotocopy dan asli buku rekening bank milik peserta (hampir untuk semua bank kecuali BJB, karena info terakhir belum bekerjasama dengan BPJS TK, jika ingin cepat menggunakan rekening BNI)
  • Fotocopy dan asli Surat keterangan domisili dari RT/RW setempat jika pencairan dilakukan di kantor BPJS tidak sesuai dengan KTP.


2.  Minta informasi nomor kartu ke kantor bpjs ketenagakerjaan
Jika kartu BPJS TK / KPJ Hilang dan anda tidak mengetahui normornya, maka silahkan anda bawa persyaratan di atas ke kantor bpjs tk tempat anda melakukan pencairan, koordinasikan dengan petugas bahwa kartu hilang dan nomor tidak diketahui.

Petugas bpsj biasanya akan melakukan penelusuran kepesertaan bpjs tk anda menggunakan biodata anda untuk mendapatkan nomor kartu bpjs tk anda. Jika nomor kartu sudah ditemukan silahkan anda catat dan jangan sampai salah.

3.  Buat surat kehilangan dari kepolisian
Selanjutnya biasanya anda akan diminta untuk membuat surat kehilangan  dari kepolisian, silahkan datang ke kantor polisi sesuai dengan lokasi kartu hilang. Syarat untuk membuat surat kehilangan dari kepolisian adalah sebagai berikut:
  • Bawa Fotocopy dan asli paklaring/ surat referensi kerja
  • Fotocopy dan asli KTP
  • Nomor kartu bpjs (awas jangan sampai salah mencantumkan)

Surat kehilangan biasanya akan mencantumkan biodata lengkap pelapor, jadi pastikan dan lakukan crosscek sehingga data yang dimasukan benar.

4. Datang ke kantor bpjs tempat kartu dikeluarkan

Untuk melakukan pencarian untuk kasus kehilangan kartu, maka pencairan harus dilakukan di kantor bpjs tempat kartu dikeluarkan.

Anda biasanya akan diminta mengisi form pengganti kartu yang hilang yang harus ditandatangani oleh si peserta dan wajib ditandatangani juga oleh perusahaan jika perusahaan masih aktif., jika perusahaan diketahui sudah nonaktif, maka berdasarkan pengalaman form tidak perlu ditandangani perusahaan.

Prosedur pencairan yang harus ditempuh adalah sebagai berikut:

a. Mengisi 3 lembar formulir sebagai berikut:
  • Lembar daftar/checklist dokumen pendukung yang diperlukan untuk proses pencairan dana.
  • Formulir Permintaan Pembayaran Jaminan Hari Tua (JHT) yang memuat daftar isian data lengkap kita sebagai peserta Jamsostek.
  • Surat pernyataan belum bekerja di atas materai secukupnya.
b.  Melampirkan dokumen-dokumen pendukung seperti KK asli + fotocopy, kartu identitas diri KTP/SIM asli + fotocopy, surat paklaring/referensi dari perusahaan lama, dan buku tabungan atas nama peserta pribadi + fotocopy, bila cara pembayaran dana yang dikehendaki via transfer bank.

Untuk kasus kjp hilang, berkas persyaratan bertambah 2 item lagi, yaitu; surat keterangan kehilangan dari kepolisian, dan 1 lembar lampiran keterangan pengganti kartu yang hilang silahkan download formulirnya disini.

c. Masukkan seluruh dokumen tersebut ke dropbox untuk diperiksa kelengkapannya oleh petugas Pemeriksaan Dokumen.

d. Silakan datangi counter Pelayanan Klaim sambil menyerahkan seluruh dokumen yang telah diperiksa sebelumnya oleh petugas di counter Pemeriksaan Dokumen. Di counter ini, validitas seluruh dokumen tadi, kembali diklarifikasi. Karenanya, kita akan diminta menunggu sementara waktu. Setelah dinyatakan OK, petugas akan memanggil dan meminta foto diri kita via webcam yang telah tersedia di meja mereka.

Bila pembayaran dana BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek) yang dikehendaki via transfer bank, maka urusan di kantor cabang, selesai sampai di sini. Selanjutnya, kita harus menunggu sekitar 1 minggu, hingga dana tersebut cair/ditransfer.

Bila pembayaran dana yang dikehendaki, dilakukan secara tunai. Maka kita harus menunggu selama beberapa jam lagi, hingga pihak bank (Bank Bukopin) selaku pembayar jaminan, memvalidasi dan mencairkan dana ini.

Bagaimana Jika Nomor kartu BPJS TK Ada namun Kartu KPJ/ BPJSTK tidak pernah dicetak oleh perusahaan

Dikutif dari pengalaman peserta:

Tenang, bisa dicairin kok yg penting punya nomer KPJnya. silahkan bikin saja surat kehilangan dr kepolisian, bawa parklaring / surat referensi kerja, biasanya suka ditanyain sm polisinya. langkahnya sama seperti yang diuraikan di atas.

Terus jika udh jd suratnya, anda jangan lupa untuk mengisi form BPJS untuk pernyataan kehilangan kartu trus di ttd & distempel oleh perusahaan jika perusahaan masih aktif. formulirnya bisa minta dari kantor bpjs.

kalau memang posisi mas sm perusahaan jauh bisa diakalin, mas print form BPJSnya, ceklis bagian “kartu KPJ hilang” dan scan form-nya kirimkan ke HRD untuk di ttd & diberi stampel perusahaan, dan dikirim balik ke mas via email..

setelah itu bawa semua berkas yg dibutuhkan & siapin materai 6 rb 1 lembar.

Semoga artikel di atas tentang Prosedur Pencairan Dana JHT jika kartu KPJ Hilang dapat menambah informasi anda untuk melakukan pencairan JHT 100% yang kebetulan mengalami permasahalan kehilangan kartu BPJS TK/ KPJ, semoga bermanfaat.

loading...

No comments:

Post a Comment

Anda punya pertanyaan seputar BPJS, silahkan ajukan pertanyaan anda di kotak komentar, barangkali saya bisa membantu!. Komentar Anda akan Muncul Setelah disetujui!